Jenis-Jenis Modal Kerja

Ada dua jenis modal kerja menurut Kasmir (2016:251), yaitu :
a. Modal kerja kotor (gross working capital)
Modal kerja kotor adalah semua komponen yang ada di aktiva
lancar secara keseluruhan dan sering disebut modal kerja. Artinya
mulai dari khas, bank, surat-surat berharga, piutang, persediaan dan
aktiva lancar lainnya.
b. Modal kerja bersih (net working capital)
Modal kerja bersih adalah seluruh komponen aktiva lancar dikurangi
dengan seluruh total kewajiban lancar (utang jangka pendek). Utang
lancar meliputi utang dagang, utang wesel, utang bank jangka
pendek (satu tahun), utang gaji dan utang lancar lainnya.
Pada dasarnya jenis-jenis modal kerja menurut Munawir
(2014:119) terdiri dari dua bagian pokok, yaitu :
a. Bagian yang tetap atau bagian yang permanen yaitu jumlah
minimum yang harus tersedia agar perusahaan dapat berjalan
dengan lancar tanpa kesulitan keuangan.
b. Jumlah modal kerja yang variabel yang jumlahnya tergantung pada
aktivitas musiman dan kebutuhan-kebutuhan diluar aktivitas
biasanya.