Autokorelasi disini berarti apakah ada kolerasi antar variabel yang diurutkan menurut runtut waktu. Konsekuensi dari adanya autokolerasi dalam model regresi adalah model regresi yang dihasilkan tidak dapat digunakan untuk menaksir nilai variabel dependen pada nilai variabel independen tertentu. (Gunawan, 2017). Cara mendeteksi ada tidaknya autokoreasi dalam suatu model regresi dapat dilakukan dengan cara pengujian nilai uji Durbin-watson.
Pada Pengujian terhadap nilai Durbin-Watson, hipotesis pengujian menurut ghozali, 2015) :
Jika Ho maka dapat diartikan tidak ada autokorelasi (r=0)
Jika H1 maka dapat diartikan terdapat autokorelasi (r≠0)
Kriteria pengujian menurut Karim dan Hadi 2007 dalam Gunawan 2017 :
| Durbin-Watson | Simpulan |
| <1,10 | Ada autokorelasi |
| 1,10 s.d. 1,54 | Tanpa simpulan |
| 1.55 s.d. 2,46 | Tidak ada autokorelasi |
| 2,46 s.d. 2,90 | Tanpa simpulan |
| >2,91 | Ada autokorelasi |
