Kualitas hidup secara langsung dipengaruhi oleh pengalamanpositifpengasuhan, pengalaman pengasuhan negatif, dan stres kronis. Sumber dayaekonomi dan sumber daya sosial memiliki dampak langsung pada kualitas hidup.Ferrans dan Powers (dalam Kwan,2000) empat domain yang sangat pentinguntuk kualitas hidup yaitukesehatan dan fungsi, sosial ekonomi, psikologis,spiritual, dan keluarga. Domain kesehatan dan fungsi meliputi aspek-aspek sepertikegunaan kepada orang lain dan kemandirian fisik. Domain sosial ekonomiberkaitan dengan standar hidup, kondisi lingkungan,teman-teman, dansebagainya. Domain psikologis/spiritual meliputi kebahagiaan, ketenanganpikiran, kendali atas kehidupan, dan faktor lainnya. Domain keluarga meliputikebahagiaan keluarga, anak-anak, pasangan, dan kesehatan keluarga. Meskipunsulit untukmembuang semua elemen kehidupan, keempat domain mencakupsebagian besar elemen dianggap penting untuk kualitas hidup.Menurut Ghozally (dalam Larasati, 2009)faktor-faktor yangmempengaruhi kualitas hidup diantaranya mengenali diri sendiri, adaptasi,merasakan penderitaan orang lain, perasaan kasih dan sayang, bersikap optimis,mengembangkan sikap empati.Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup adalah:a.Jenis kelaminFadda dan Jiron (1999) mengatakan bahwa laki-laki dan perempuan memilikiperbedaan dalam peran serta akses dan kendali terhadap berbagai sumber
sehingga kebutuhan atau hal-hal yang penting bagi laki-laki dan perempuanjuga akan berbeda. Hal ini mengindikasikan adanya perbedaan aspek-aspekkehidupan dalam hubungannya dengan kualitas hidup pada laki-laki danperempuan.Ryff dan Singer (1998) mengatakan bahwa secara umum,kesejahteraan laki-laki dan perempuan tidak jauh berbeda, namun perempuanlebih banyak terkait dengan aspek hubungan yang bersifat positif sedangkankesejahteraan tinggi pada pria lebih terkait dengan aspek pendidikan danpekerjaan yang lebih baik.b.UsiaWagner, Abbot, dan Lett (2004) menemukan terdapat perbedaan yang terkaitdengan usia dalamaspek-aspek kehidupan yang penting bagi individu.Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Ryff dan Singer (1998) individudewasa mengekspresikan kesejahteraan yang lebih tinggi pada usia dewasamadya.c.PendidikanPendidikan juga merupakan faktor kualitas hidup, senada dengan penelitianyang dilakukanoleh Wahldkk (2004) menemukan bahwa kualitas hidup akanmeningkat seiring dengan lebih tingginya tingkat pendidikan yang didapatkanoleh individu.Barbareschi,Sanderman, Leegte, Veldhuisen dan Jaarsma(2011)mengatakan bahwa tingkat pendidikan adalah salah satu faktor yangdapat mempengaruhi kualitas hidup, hasil penelitian menunjukkan bahwatingginya signifikansi perbandingan dari pasien yang berpendidikan tinggimeningkat dalam keterbatasan fungsionalyang berkaitan dengan masalah emosional dari waktu ke waktu dibandingkan dengan pasien yangberpendidikan rendah serta menemukan kualitas hidup yang lebih baik bagipasien berpendidikan tinggi dalam domain fisik dan fungsional, khususnyadalam fungsi fisik, energi/kelelahan, social fungsi, dan keterbatasan dalamperan berfungsi terkait dengan masalah emosional.d.PekerjaanHultman,Hemlin, dan H ̈ornquist (2006)menunjukkandalam hal kualitashidup juga diperoleh hasil penelitian yang tidak jauh berbeda dimana individuyang bekerja memiliki kualitas hidup yang lebih baik dibandingkan individuyang tidak bekerja.e.Status pernikahanGlenn dan Weaver melakukan penelitian empiris di Amerika secara umummenunjukkan bahwa individu yang menikah memiliki kualitas hidup yanglebih tinggi dari pada individu yang tidak menikah, bercerai, ataupun jandaatau duda akibat pasangan meninggal (Veenhoven, 1989).f.FinansialPada penelitianHultman,Hemlin, dan H ̈ornquist (2006) menunjukkanbahwa aspek finansial merupakan salahsatu aspek yang berperan pentingmempengaruhi kualitas hidup individu yang tidak bekerja.g.Standar referensiMenurutO’Connor (1993) mengatakan bahwa kualitas hidupdapatdipengaruhi oleh standarreferensi yang digunakan seseorang seperti harapan, aspirasi,perasaan mengenai persamaan antara diri individu dengan orang lain.Hal ini sesuai dengan definisi kualitas hidup yang dikemukakan olehWHOQOL (dalam Power, 2004) bahwa kualitas hidup akan dipengaruhi olehharapan, tujuan, dan standard dari masing-masingindividu
