Beban caregiver (skripsi, tesis, dan disertasi)

Pengertian beban keluarga dalam melakukan perawatan terhadap penderita adalah berbagai permasalahan, kesulitan atau efek yang dialami oleh keluarga yang merawat anggota keluarga yang menjadi pasien penyakit terminal. Berbagai literatur membagi beban caregiversecara umum dibagi menjadi dua, yaitu beban obyektif dan beban subyektif. Beban obyektif adalah berbagai beban dan hambatan yang dijumpai dalam kehidupan caregiveryang berkaitan dengan perawatan pasien dengan penyakit terminal(Kasuya, Polgar-Bailey, & Takeuchi, 2000, p.1).Contoh beban obyektif diantaranya adalah beban biaya finansial yang dikeluarkan untuk merawat penderita, hambatan aktivitas caregiverdikarenakan harus merawat penderita, gangguan dalam kehidupan rumah tangga, isolasi sosial, pengucilan atau diskriminasi bagi keluarga penderita (Agiananda, 2006, p 10-11) dan menurunnya kesehatan fisik (Sativa, 2005, p. 19). Beban subyektif adalah beban berupa stress emosional dari setiap aspek beban obyektif yang dialami caregiveryang berkaitan dengan tugas merawat pasien dengan penyakit terminal. Contoh beban subyektif diantaranya perasaan cemas, sedih, frustasi dan kekhawatiran akan masa depan, ketidakberdayaan, perasaan kehilangan dan perasaan bersalah (Agiananda, 2006, p. 10-11; Sativa, 2005, p.19).Caregiverdari pasien dengan penyakit kronis sering merasa stress karena mereka dituntut untuk selalu mendampingi pasien setiap saat.Caregiverdari pasien yang memiliki masalah mental seperti stroke danAlzheimer memiliki tingkat kesulitan yang tinggi sehingga terkadang

 mereka juga mengalami penurunan kesehatan, stres, atau depresi (Barrow,1996)