Terdapat tiga leading indikator harga saham yaitu indeks DJIA, kurs rupiah terhadap dolar AS dan tingkat bunga Sertifikat Bank Indonesia. Dampak pada perubahan indeks DJIA berpengaruh langsung pada indeks harga saham gabungan (IHSG) (Cahyono, 2012). Hal ini didukung penelitian Nugroho dan Surya (2018) yang menyebutkan bahwa indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap indeks harga saham gabungan periode 2008-2015. Gom (2013) di dalam penelitiannya diperoleh bahwa DJIA berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG) pada periode 2008-2013. Pada periode pertama DJIA memberikan kontrisbusi terhadap IHSG, kemudian meningkat pada periode kedua
