Citra Merek (skripsi, tesis, dan disertasi)

Citra merek merupakan serangkaian asosiasi (persepsi) yang ada dalam benak konsumen terhadap suatu merek, biasanya terorganisasi menjadi suatu makna. Hubungan terhadap suatu merek akan semakin kuat jika didasarkanpada pengalaman dan mendapat banyak informasi. Citra atau asosiasi merepresentasikan persepsi yang bisa merefleksikan kenyataan yang objektif ataupun tidak. Citra yang terbentuk dari asosiasi (presepsi) inilah yang mendasari keputusan membeli bahkan loyalitas merek (brand loyalty) dari konsumen. Citra merek meliputi pengetahuan dan kepercayaan akan atribut merek (aspek kognitif), konsekuensi dari penggunaan merek tersebut dan situasi penggunaan yang sesuai, begitu juga dengan evaluasi, perasaan dan emosi yang dipresepsikan dengan merek tersebut (aspek afektif).Kotler dan Keller (2016:330), mengemukakan definisi citra merek sebagai beriku , “Brand image describes the extrinsic nature of a product or service, including the way in which the brand strives to meet the customers psychological or social needs” yang artinya Citra merek menggambarkan sifat ekstrinsik dari suatu produk atau layanan, termasuk cara merek berusaha untuk memenuhi kebutuhan psikologis atau sosial pelanggan. Definisi lain dikemukakan oleh Bruce J. Walker (2013:102) sebagai berikut, “A brand is a name,term, symbol and or special design that is inteded to identify the goods or services of one seller or group of sellers”. Yang artinya sebuah merek adalah sebuah nama, istilan, tanda atau desai atau gabungan semua yang diharapkan mengidentifikasikan barang atau jasa dari seorang atau kelompok penjual.Sedangkah citra merek menurut David Aaker dan Alexander L. Biel (2013:61) mengemukakan bahwa, Brand association is anything linked in memory to a brand. Yang artinya sesuatu yang berhubungan dengan merek dalam ingatan konsumen.