Pengertian Kinerja (skripsi, tesis, dan disertasi)

Kinerja berasal dari kata to perform. yang artinya melakukan suatu
kegiatan dan menyempurnakan sesuai dengan tanggung jawabnya dengan hasil
seperti yang diharapkan. Sementara itu dalam praktek manajemen sumber daya
manusia banyak terminologi yang muncul dengan kata kinerja yaitu evaluasi
kinerja (performance evaluation), dikenal juga dengan istilah penilaian kinerja
(performance appraisal, performance rating, performance assessment, employe
evaluation, rating, efficiency rating, service rating) pada dasarnya merupakan
proses yang digunakan perusahaan untuk mengevaluasi job performance.
Kinerja karyawan dalam organisasi mengarah kepada kemampuan
karyawan dalam melaksanakan keseluruhan tugas-tugas yang menjadi tanggung
jawabnya. Tugas-tugas tersebut biasanya berdasarkan indikator-indikator
keberhasilan yang sudah ditetapkan. Sebagai hasilnya akan diketahui bahwa
seseorang pegawai masuk dalam tingkatan kinerja tertentu. Kinerja merupakan
kombinasi antara kemampuan dan usaha untuk menghasilkan apa yang
dikerjakan. Supaya menghasilkan kinerja yang baik seseorang harus memiliki
kemampuan, kemauan usaha agar serta setiap kegiatan yang dilaksanakan tidak
mengalami hambatan yang berat dalam lingkungannya (Berry dan Houston dalam
Kasim).
Menurut Maryoto (2000: 91), kinerja karyawan adalah hasil kerja selama
periode tertentu dibandingkan dengan berbagai kemungkinan, misal standar,
target/sasaran atau kriteria yang telah disepakati bersama.
Gibson (1996: 70) menyatakan kinerja adalah hasil yang diinginkan dari
perilaku. Kinerja individu merupakan dasar dari kinerja organisasi. Penilaian
kinerja mempunyai peranan penting dalam peningkatan motivasi ditempat kerja.
Penilaian kinerja ini (performance appraisal) pada dasarnya merupakan faktor
kunci guna mengembangkan suatu organisasi secara efektif dan efisien. Pegawai
menginginkan dan memerlukan balikan berkenaan dengan prestasi mereka dan
penilaian menyediakan kesempatan untuk memberikan balikan kepada mereka
jika kinerja tidak sesuai dengan standar, maka penilaian memberikan kesempatan
untuk meninjau kemajuan karyawan dan untuk menyusun rencana peningkatan
kinerja. (Dessler 1992: 536).
Menurut Mahsun (2006), bahwa kinerja merupakan gambaran mengenai
tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan, program, kebijakan dalam
mewujudkan sasaran, tujuan, misi, dan visi yang tertuang dalam perencanaan
strategi organisasi.
Menurut Simanjuntak (2005), menyatakan bahwa kinerja adalah tingkatan
pencapaian hasil atas pelaksanaan tugas tertentu dalam rangka mewujudkan
pencapaian hasil untuk mencapai tujuan perusahaan.
Menurut Mangkunegara (2001: 67) adalah hasil kerja secara kualitas dan
kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai
dengan tanggung jawab yanng diberikan kepadanya. Kualitas yang dimaksud
disini adalah dilihat dari kehalusan, kebersihan dan ketelitian dalam pekerjaan
sedangkan kuantitas dilihat dari jumlah atau banyaknya pekerjaan yang harus
diselesaikan karyawan.
Sedangkan Handoko (2000: 50), mendefinisikan kinerja sebagai proses
dimana organisasi mengevaluasi atau menilai prestasi kerja karyawan.
Tika (2006: 121) mendenisikan kinerja sebagai hasil-hasil fungsi
pekerjaan seseorang yang dipengaruhi oleh berbagai faktor untuk mencapai tujuan
organisasi dalam periode waktu tertentu.