Machiavellian merupakan salah satu proses dimana manipulator
memperoleh imbalan yang lebih ketika mereka melakukan tindakan manipulasi,
sedangkan ketika mereka tidak melakukan manipulasi mendapatkan imbalan yang
kurang Berdasarkan Penelitian yang di lakukan (Richmond, 2003) dengan
merangkum beberapa prinsip etika Machiavellian yaitu:
a. Ketika terdapat perbedaan Tujuan dengan realita serta ide menjadi lebih di
kedepankan di bandingkan dengan “what is” menjadi lebih diutamakan dari
pada “what ought to be”.
b. Etika dapat memberikan tuntunan mengenai lingkungan pribadi, sebagai
contoh seseorang yang baik dirumah tetapi mencoba menjadi praktisi dan
bijaksana dalam pekerjaan.
c. Tidak ada yang muthlak atau absolut dalam kegiatan profesional, tidak di
kategorikan penting sekali tetapi hanya kondisioal atau sewaktu-waktu
d. Ketepatan dalam menentukan benar atau salah dalam suatu kegiatan
profesional, maka akan mendatangkan kebaikan,kekuatan,dan keefektivitasan
dalam mencapai tujuan.
e. Kebaikan harus di persiapkan ketika menghadapi ketidakbaikan, hal tersebut
dilakukan bila diharuskan “Pangeran harus tampak penuh simpati dan
kepercayaan, dan kelihatan penyayang, jujur, dan religious, dan sungguhsungguh namun ketika diperlakukan dia harus menjadi siap mental tidak
untuk mempraktikkan kebaikan dan kesiapan ini secara singkat untuk
melakukan kebalikannya dan untuk melakukan kebalikkannya dengan
kesadaran dan kemampuan
