Perbedaan Gender Memberikan Penilaian Yang Berbeda Terhadap Persepsi Mahasiswa Akuntansi Atas Perilaku Tidak Etis Akuntan (skripsi dan tesis)

Laki-laki dan perempuan umumnya memiliki cara pandang yang
berbeda dalam melihat suatu hal. Terkadang laki-laki lebih bersifat
relativis dibandingkan perempuan. Laki-laki biasanya akan lebih bersikap
rasional dalam menghadapi suatu permasalahan dan cenderung menyukai
tantangan. Sedangkan perempuan dalam menghadapi sebuah
permasalahan biasanya akan lebih emosional dan cenderung menghindari
masalah. Oleh karena itu, dalam membuat keputusan berkaitan dengan
penilaian etis, perempuan akan cenderung lebih tegas dalam menyikapi
hal-hal tidak etis yang terjadi disekitarnya. Hal tersebut mengindikasikan
bahwa perbedaan gender berakibat padapenilaian yang berbeda antara
laki-laki dan perempuan dalam menilai perilaku tidak etis.
Asumsi tersebut diatas didukung oleh hasil penelitian dari Himmah
(2013) menyatakan bahwa gender berpengaruh terhadap persepsi
mahasiswa akuntansi mengenai skandal etis auditor dan corporate
manager. Kemudian Mulyani (2015) menyatakan bahwa variabel jenis
kelamin memiliki pengaruh negatif terhadap persepsi etis mahasiswa
akuntansi. Lebih lanjut, penelitian oleh Holmes, et al. (2012) menemukan
bahwa perempuan memiliki perilaku lebih etis. Hasil penelitian tersebut
didukung oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh Sari, dkk. (2012) yang
menyatakan bahwa mahasiswi akuntansi memiliki penafsiran yang
berbeda dan lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa akuntansi
terhadap etika.
Sedangkan Kartika (2013) menyimpulkan bahwa tidak terdapat
perbedaan perilaku tidak etis antara mahasiswa akuntansi pria dan wanita.
Penelitian serupa yang dilakukan oleh Basri (2015) juga menyatakan
bahwa gender tidak memiliki pengaruh terhadap etika penggelapan pajak.
Kemudian Dzakirin (2013) menyatakan bahwa Gender tidak menjadi
faktor yang mempengaruhi persepsi karena wanita dan pria yang memiliki
lingkungan sosialisasi yang sama, cenderung memiliki persepsi yang sama
juga terkait isu-isu etika dalam dunia akuntansi