Jenis-Jenis Kekerasan (skripsi dan tesis)

Kekerasan memiliki beberapa jenis dan bentuknya dari
beberapa pendapat para ahli. Tindakan kekerasan itu sendiri
sangatlah luas sehingga dikelompokkan menjadi beberapa
bagian.
Menurut Subhan (2004), kekerasan terdiri dari beberapa
jenis yaitu :
1) Kekerasan fisik, misalnya pelecehan seksual, pemukulan,
penganiayaan serta pemerkosaan.
2) Kekerasan non fisik, misalnya penghinaan, merendahkan,
memaki dan lain-lain.
Menurut Jach D. Douglas dan Frances C. Waksler, ada
(empat) jenis kekerasan yaitu : 1) Kekerasan terbuka, yang mana ini merupakan jenis
kekerasan yang bisa dilihat seperti perkelahian.
2) Kekerasan tertutup, yang mana ini merupakan jenis
kekerasan yang tidak bisa dilihat secara langsung seperti
tindakan mengancam.
3) Kekerasan agresif, yang mana ini merupakan jenis
kekerasan dengan tidak untuk melakukan perlindungan
akan tetapi untuk mendapatkan sesuatu seperti jabatan.
4) Kekerasan defensif, yang mana ini merupakan jenis
kekerasan untuk melakukan perlindungan diri.
Menurut Shinta dan Bramanti (2007), jenis dari kekerasan
terdiri dari :
1) Kekerasan fisik, dilakukan secara intensif yang berpotensi
membahayakan, bisa menimbulkan luka, cacat bahkan
kematian.
2) Kekerasan seksual, hubungan seksual dengan seseorang
yang tidak memiliki kemampuan untuk memahami
keadaaan dari aksi tersebut, orang yang mengalami tidak
mampu untuk menolak atau ketidakinginannya untuk ikut
dalam hubungan seksual tersebut.
3) Kekerasan psikologis/emosional, dapat berupa ancaman
dan penghinaan.
4) Kekerasan ekonomi, terjadi ketika uang atau sumber
ekonomi korban dikontrol secara penuh oleh pelaku
kekerasan.