Teori Victor Frankl memahami kebermaknaan hidup sebagai proses
penemuan isi dunia sekitar yang bermakna intrinsik secara individual.
Menurut teorinya kebermaknaan tidak diciptakan tetapi ditemukan di luar
individu. Pencarian kebermaknaan hidup yang unik merupakan motif yang
melekat pada diri tiap manusia. Pemenuhan kebermaknan hidup selalu
mengimplikasikan pembuatan keputusan dan tidak mengikuti prinsip
homeostasis seperti kepuasan akan kebutuhan. Kebermaknaan hidup dapat
dicapai melalui nilai kreatif, pengalaman, dan sikap. Menurut Frankl
(Schiltz, 1991) nilai kreatif memberikan inspirasi kepada individu untuk
menghasilkan, menciptakan dan mencapai keberhasilan, yang biasanya
berhubungan dengan karya dan pekerjaan. Nilai pengalaman termasuk
pengalaman positif seperti menemukan kebenaran, cinta, dan apresiasi
terhadap keindahan. Dalam hal ini kemungkinan ada individu untuk
seperti ketidakadilan, penyakit, penderitaan dan kematian. Situasi‐ situasi
yang sangat buruk yang menimbulkan keputusasaan dan tampak tanpa ada
harapan dapat juga memberi kesempatan yang sangat besar pada individu
untuk menemukan kebermaknaan hidup. memenuhi kebermaknaan‐ hidup
dengan mengalami berbagai segi kehidupan secara intensif, meski dia
tidak melakukan tindakan‐ tindakan yang produktif. Nilai sikap yaitu
berkaitan dengan sikap yang diberikan individu terhadap kondisi‐ kondisi
yang tak dapat diubah, seperti ketidak‐ adilan, penyakit, penderitaan dan
kematian. Situasi‐ situasi yang sangat buruk yang menimbulkan
keputusasaan dan tampak tanpa ada harapan dapat juga memberi
kesempatan yang sangat besar pada individu untuk menemukan
kebermaknaan hidup
