Frankl (2003) mengemukakan bahwa kebermaknaan hidup
merupakan orang yang menghayati hidupnya bermakna dan menunjukkan
kehidupan yang mereka jalani penuh dengan semangat, optimis, tujuan
hidup jelas, kegiatan yang mereka lakukan lebih terarah dan lebih disadari,
mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan, luwes dalam bergaul tetapi
tidak terbawa atau kehilangan identitas diri, tabah apabila dihadapkan
pada suatu penderitaan dan menyadari bahwa ada hikmah di balik
penderitaan serta mencintai dan menerima cinta. Menurut Bastaman,
makna hidup adalah hal-hal yang dianggap sangat penting & berharga
serta memberikan nilai khusus bagi seseorang, sehingga layak dijadikan
tujuan dalam kehidupan (the purpose in life) (Bastaman, 2007).
Crumbaugh & Maholick (Koeswara, 1987) mengatakan bahwa
kebermaknaan hidup adalah seberapa tinggi individu mengalami hidupnya
bermaksud atau bermakna.
Berdasarkan definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa kebermaknaan
hidup adalah cara individu menghayati kehidupannya atas berbagai hal
yang dialami dan nilai yang diberikan pasa peristiwa tersebut.
