Definisi Status Gizi (skripsi dan tesis)

Status gizi adalah suatu ukuran mengenai konsidi tubuh
seseorang yang dapat dilihat dari makanan yang dikonsumsi dan
penggunaan zat-zat di dalam tubuh. Status gizi dibagi menjadi 3
kategori yaitu status gizi kurang, normal dan gizi lebih
(Almatsier,2009).
Setiap orang dalam siklus hidupnya selalu membutuhkan dan
mengkonsumsi berbagai macam bahan makanan. Zat gizi yaitu zat-zat
yang diperoleh dari bahan makanan yang dikonsumsi tadi, mempunyai
nilai yang sangat penting ( tergantung dari macam-macam bahan
makanannya). Manfaat zat makanan yaitu untuk :
1) Memelihara proses tubuh dalam pertumbuhan dan perkembangan,
terutama bagi mereka yang masih dalam masa pertumbuhan.
2) Memperoleh energi guna melakukan kegiatan fisik.
Termasuk dalam memelihara proses tubuh dalam
pertumbuhan yaitu sebagai pengganti sel-sel yang rusak sebagai zat
pelindung dalam tubuh (dengan cara menajda keseimbangan cairan
dalam tubuh ). Proses tubuh dalam pertumbuhan dan perkembangan
yang terpelihara dengan baik akan menunjukkan baiknya kesehatan
yang dimiliki seseorang. Seseorang yang sehat tentunya memiliki daya
pikir dan daya kegiatan fisik sehari-hari yang cukup tinggi.
Nilai yang sangat penting dari bahan makanan atau zat
makanan bagi pertumbuhan dan perkembangan fisik serta perolehan
energi guna melakukan kegiatan sehari-hari seperti yang dikemukakan
di atas tergantung dari keadaan dan macam-macam bahan makananya.
Kadar zat makanan (gizi) pada setiap bahan makanan memang
tidak sama, ada yang rendah adapula yang tinggi, karena itu dengan
memperhatikan empat sehat lima sepurna yang selalu dianjurkan,
setiap bahan makanan akan saling melengkapi zat makanan/gizinya
yang selalu dibutuhkan tubuh manusia guna menjamin pertumbuhan
dan perkembangan fisik serta energi yang cukup guna melaksanakan
kegiatan-kegiatannya. Zat makanan (gizi) yang diperlukan tubuh
manusia ada yang berasal dari tumbuh-tumbuhan adapula yang berasal
dari hewan.