Leverage (skripsi dan tesis)

Leverage berguna untuk memberikan informasi kepada investor tentang bagaimana perusahaan mendanai aktivanya. Leverage digunakan untuk menjelaskan kemampuan perusahaan dalam menggunakan aset dan sumber dana untuk meningkatkan hasil pengembalian pada pemiliknya (Yeni, 2013). Leverage menunjukkan tingkat ketergantungan perusahaan terhadap hutang dalam membiayai kegiatan operasional perusahaan. Selain itu, leverage juga mencerminkan tingkat risiko keuangan dan laba yang akan diperoleh perusahaan. Konsep leverage penting untuk menunjukkan kepada para pengguna laporan keuangan dalam melihat keseimbangan antara risiko dan tingkat keuntungan yang diperoleh. Dermawan (2007: 147) leverage adalah penggunaan aktiva dan sumber dana oleh perusahaan yang memiliki biaya tetap (beban tetap) berarti sumber dana yang berasal dari pinjaman karena memiliki bunga sebagai beban tetap dengan maksud agar meningkatkan keuntungan pemegang saham. Perusahaan dengan tingkat leverage yang tinggi menunjukkan bahwa pembiayaan aset perusahaan berasal dari hutang. Perusahaan dengan tingkat leverage yang rendah menujukkan bahwa tingkat pembiayaan asset perusahaan berasal dari modal sendiri. Perusahaan dengan tingkat leverage yang besar cenderung melakukan praktik manajemen laba yang menyajikan laba tidak berdasarkan kenyataan. Hal ini mengakibatkan informasi laba yang disajikan kurang berkualitas. Leverage keuangan berdampak pada laba per lembar saham untuk merespon perubahan EBIT. Financial leverage adalah penggunaan sumber dana yang memiliki beban tetap dengan harapan akan memperoleh tambahan keuntungan yang lebih besar daripada beban tetapnya sehingga akan meningkatkan keuntungan yang tersedia bagi pemegang saham (Dermawan, 2007: 154). Leverage keuangan berdampak pada laba per lembar saham untuk merespon perubahan laba perusahaan. Perusahaan dengan rasio hutang yang tinggi akan menghadapi risiko rugi yang tinggi pula, tetapi peluang untuk tingkat pengembalian yang diharapkan jauh lebih tinggi daripada perusahaan dengan rasio hutang yang rendah. Leverage keuangan (financial leverage) merupakan penggunaan utang untuk meningkatkan laba (Subramanyam dan John, 2010: 265). Penggunaan hutang akan memberikan perlindungan pajak sebagai akibatnya penggunaan hutang yang lebih besar akan mengurangi pajak dan menyebabkan makin banyak laba operasi perusahaan yang diterima investor. Tingkat debt ratio yang kecil juga tidak baik, karena akan menyebabkan tingkat pengembalian yang semakin kecil pula. Leverage merupakan rasio yang dapat digunakan untuk menyediakan informasi mengenai jumlah modal yang berasal dari pinjaman yang digunakan untuk mengelola perusahaan. Rasio ini merupakan informasi yang dibutuhkan oleh kreditur atau pemberi pinjaman karena dengan mengetahui rasio leverage maka kreditur dapat mengetahui seberapa tinggi risiko hutang yang akan diberikan kepada perusahaan. Semakin kecil rasio leverage, maka semakin kurang kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo. Hal ini akan mengakibatkan manajemen perusahaan melakukan praktik manajemen laba sehingga kualitas laba yang dihasilkan rendah.