Analisis rasio likuiditas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka pendek tepat pada waktunya. Likuiditas perusahaan ditunjukkan oleh besar kecilnya aktiva lancar. Aktiva lancar yaitu aktiva yang mudah untuk diubah menjadi kas yang meliputi kas, surat berharga, piutang, persediaan. Subramanyam dan John (2010: 241) Likuiditas (liquidity) mengacu pada kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Ketidakmampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek atau kewajiban lancarnya dapat membahayakan aset pribadi yang dimiliki oleh perusahaan. Likuiditas sangat penting dalam analisis suatu perusahaan termasuk untuk menilai kualitas laba yang dihasilkan oleh perusahaan. Jadi likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk melunasi hutang menggunakan aktiva lancar yang dimiliki perusahaan. Apabila perusahaan mampu memenuhi kewajiban jangka pendek maka perusahan tersebut likuid. Kurangnya likuiditas menghalangi perusahaan untuk mendapatkan keuntungan. Likuiditas merupakan indikator yang baik apakah perusahaan memiliki masalah dalam arus kas atau tidak (Yeni, 2013). Aset yang likuid adalah aset yang dapat dikonversi menjadi kas dengan cepat tanpa harus mengurangi harga aset tersebut. Likuiditas secara umum diukur menggunakan rasio lancar. Semakin tinggi jumlah aktiva lancar maka semakin besar pula keyakinan bahwa kewajiban lancar dapat dibayar. Rasio lancar merupakan ukuran tingkat keamanan terhadap ketidakpastian terhadap arus kas. Likuiditas mencerminkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya yang artinya perusahaan memiliki kinerja keuangan yang baik dalam memenuhi hutang lancarnya sehingga perusahaan tidak perlu melakukan praktik manipulasi laba. Berkurangnya praktik manipulasi laba ini dapat meningkatkan kualitas laba yang dihasilkan oleh suatu perusahaan. Rasio lancar dihitung dengan membagi aktiva lancar dengan hutang lancar. Rasio lancar menunjukkan besarnya kas yang dimiliki perusahaan ditambah aset-aset yang bisa berubah menjadi kas dalam waktu satu tahun terhadap besarnya utang yang jatuh tempo dalam jangka waktu dekat (tidak lebih dari satu tahun). Rasio lancar banyak dipilih untuk mengukur likuiditas karena data yang dihitung dan mudah diperoleh. Selain itu rasio lancar mempunyai kemampuan untuk memprediksi kinerja masa depan secara lebih baik. Semakin tinggi current ratio berarti semakin besar kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka pendeknya
