Komite Audit (skripsi dan tesis)

Komite audit merupakan suatu komite yang bekerja secara profesional dan independen dan dibentuk oleh dewan komisaris. Tugas komite audit adalah membantu dan memperkuat fungsi dewan komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasan proses pelaporan keuangan. Arief (2008: 33) perihal komite audit disebutkan bahwa: 1. Komite audit sekurang-kurangnya terdiri atas tiga orang termasuk ketua komite audit. 2. Anggota komite audit yang berasal dari komisaris independen maksimum hanya satu orang dan menjabat sebagai komite audit. 3. Anggota komite audit lainnya berasal dari pihak eksternal yang independen. Pihak eskternal adalah pihak di luar perusahaan tercatat yang bukan merupakan komisaris, direksi maupun karyawan dari perusahaan. Peran komite audit sangat dibutuhkan karena keberadaan komite audit diharapkan dapat meningkatkan kualitas laba melalui pengawasan terhadap proses pelaporan keuangan (Fendy dan Rovila, 2011). Keberadaan komite audit ini diharapkan dapat mengurangi kesalahan dalam penyusunan laporan keuangan. Kinerja komite audit akan mempengaruhi penilaian investor terhadap kualitas laba suatu perusahaan. Tujuan utama komite audit adalah untuk meningkatkan kualitas informasi akuntansi suatu perusahaan. Oleh karena itu perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia wajib membentuk komite audit agar laporan keuangan yang disajikan berkualitas. Komite audit bertugas untuk melakukan pengawasan independen atas proses pelaporan keuangan perusahaan. Dalam hal pelaporan keuangan, peranan dan tanggung jawab komite audit adalah memonitor dan mengawasi audit laporan keuangan dan memastikan agar standar dan kebijakan keuangan yang berlaku terpenuhi. Fungsi komite audit dalam perusahaan adalah sebagai badan pengawasan terhadap manajemen agar para pemegang saham atau investor terhindar dari tindakan manajemen yang dapat merugikan pengguna laporan keuangan. Dengan adanya komite audit diharapkan dapat mencegah perilaku menyimpang oleh manajemen. Apabila penyimpangan yang dilakukan oleh manajemen dapat diminimalisir maka perusahaan memiliki kualitas laba yang baik. Untuk mengukur komite audit dilihat dari jumlah anggota komite audit di dalam perusahaan