Literasi Keuangan (skripsi dan tesis)

Literasi keuangan adalah pengetahuan dan pemahaman atas konsep keuangan yang digunakan untuk membuat pilihan keuangan yang efektif (PISA, 2012) dalam (Dikria & Mintari, 2016:3), sedangkan (OJK, 2013:24) dalam (Kusumaningtyas, 2017:3) Literasi keuangan adalah serangkaian kegiatan untuk dapat meningkatkan pengetahuan, keyakinan, keterampilan konsumen dan masyarakat luas.  Dari definisi yang diuraikan dapat disimpulkan, literasi keuangan merupakan serangkaian kegiatan dalam pengetahuan pemahaman konsep keuangan dengan tujuan membuat pilihan keuangan yang efektif dan pengelolaan keuangan dalam kehidupan ekonomi masyarakat. Berikut ini adalah faktor-faktor penting untuk mengukur tingkat literasi keuangan menurut (OJK, 2016): 1. Perencanaan Keuangan Perencanaan keuangan adalah bentuk dasar pertimbangan dalam biaya pengeluaran sehari-hari sehingga dapat mencapai tujuan hidup. Perencanaan keuangan yang baik dapat memberikan kebebasan finansial untuk memenuhi tujuan-tujuan kehidupan dan bebas dari kesulitan keuangan (OJK, 2016:14). 2. Perbankan Bank adalah lembaga keuangan yang berperan penting dalam transaksi keuangan bagi masyarakat, sehingga transaksi keuangan antar masyarakat semakin cepat, efektif dan efisien (OJK, 2016:2). 3. Perasuransian Asuransi adalah proses bentuk kerjasama antara pihak penanggung dan pihak tertanggung dengan tujuan untuk pengalihan risiko. Pihak tertanggung membayar sejumlah premi kepada pihak penanggung dengan skala waktu tertentu dan apabila pihak tertanggung mengalami kerugian akibat ketidakpastian maka pihak penanggung akan mengganti kepada pihak tertanggung sesuai dengan tujuan pembayaran premi (OJK, 2016:37)  4. Pasar Modal Pasar modal memfasilitasi perusahaan maupun pemerintah untuk mencari sarana pendanaan dan merupakan sarana kegiataan investasi bagi individu yang memiliki dana (OJK, 2016:2)