Pengertian CSR (skripsi dan tesis)

Tanggung jawab sosial perusahaan merupakan salah satu bentuk keperdulian perusahaan terhadap pemegang saham dan semua pihak diluar perusahaan misalnya pemerintah, lingkungan, lembaga swadaya masyarakat dan lain sebagainya berupa laporan keberlanjutan (sustansibility reporting) yang berkaitan tentang masalah sosial, lingkungan, dan keuangan. Johnson and Johnson 2006 dalam Hadi (2014) mendefinisikan, “Corporate Social Responsibility (CSR) is about how companies manage the business process to produce an overall positive impact on society”. Johnson dan Johnson 2006 dalam Hadi (2014) mendefinisikan, “Corporate Social Responsibility (CSR) adalah tentang bagaimana perusahaan mengelola proses bisnis untuk menghasilkan keseluruhan dampak positif pada masyarakat ”. Lord Holme and Richard Watts 2006 dalam Hadi (2014) mendefinisikan, “Corporate Social Responsibility is the continuing commitmentby business to behave ethically and contribute to economic development while improving the eqality of life of the workforce and their families as well as of the local community and society at large”. Lord Holme dan Richard Watts 2006 dalamHadi (2014) mendefinisikan, “Tanggung Jawab Sosial Perusahaan adalah komitmen terus-menerus dari bisnis untuk berperilaku etis dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi seraya meningkatkan kesetaraan kehidupan tenaga kerja dan keluarga mereka serta masyarakat lokal dan masyarakat pada umumnya”. Perkembangan corporate social responsibility yang dikemukakan oleh John Eklington (1997) dalam Hadi (2014) menyatakan bahwa konsep triple bottom line yaitu sebuah konsep keberlanjutan dari konsep sustainable development. Konsep triple bottom line adalah lanjutan dari konsep sustainable development yang secara eksplisit telah mengaitkan antara dimensi tujuan dan tanggung jawab, baik kepada shareholder maupun stakeholder. Setiap perusahaan harus memperhatikan 3P yaitu profit (keuntungan), people (orang/masyarakat) serta planet ( lingkungan). a. Profit Merupakan satu bentuk tanggung jawab yang harus dicapai perusahaan, bahkan mainstream ekonomi yang dijadikan pijakan filosofi operasional perusahaan, profit merupakan orientasi utama perusahaan. Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mendukung kemampuan menciptakan keuntungan diantaranya: (a) Peningkatan kesejahteraan personil dalam perusahaan; (b) meningkatkan kesejahteraan pemilik (shareholder); (c) peningkatan kontribusi bagi masyarakat lewat pembayaran pajak; (d) melakukan ekspansi usaha dan kapasitas produksi membutuhkan sumberdana. b. People Merupakan lingkungan masyarakat (community) dimana perusahaan berada. Mereka adalah para pihak yang mempengaruhi dan dipengaruhi perusahaan. Dengan demikian, community memiliki interelasi kuat dalam rangka menciptakan nilai bagi perusahaan. Hampir tidak mungkin, perusahaan mampu menjalankan operasi secara survive tanpa didukung masyarakat sekitar. Disitulah letak terpenting dari kemauan dan kemampuan perusahaan mendekatkan diri dengan masyarakat lewat strategi social responsibility. c. Planet Merupakan lingkungan fisik (sumberdaya fisik) perusahaan. Lingkungan fisik memiliki signifikansi terhadap esistensi perusahaan. Mengingat, lingkungan merupakan tempat dimana perusahaan menopang. Satu konsep yang tidak bisa diniscayakan adalah hubungan perusahaan dengan alam yang bersifat sebab-akibat. Kerusakan lingkungan, eksploitasi tanpa batas keseimbangan, cepat atau lambat akan menghancurkan perusahaan dan masyarakat.