Periklanan (skripsi dan tesis)

Pengertian periklanan menurut Kotler (2005:264), merupakan semua penyajian non personal, promosi ide-ide, promosi produk atau jasa yang dilakukan sponsor tertentu yang dibayar. Keuntungan dari periklanan adalah iklan bisa menjangkau massa pembeli yang tersebar secaara geografis pada biaya rendah per paparan, dan iklan memungkinkan penjual mengulangi pesan berkali-kali. Adapun kerugiannya ialah iklan tidak bersifat persoonal dan tidak membujuk orang secara langsung seperti wiraniaga perusahaan. Iklan hanya dapat melakukan komunikasi satu arah dengan pemirsa, dan pemirsa tidak merasa bahwa ia harus memperhatikan atau merespon iklan tersebut. Media periklanan yang digunakan contohnya seperti iklan cetak, siaran, brosur, internet, serta simbol dan logo. Sedangkan pengertian periklanan menurut Swastha (2000:349) adalah bentuk presentasi dan promosi non pribadi tentang ide, barang dan jasa yang dibayar oleh sponsor tertentu. Fungsi periklanan dalam pemasaran menurut Assauri (2002:61) adalah sebagai berikut: a. Sebagai alat untuk memberi informasi atau penerangan dalam memperkenalkan produk baru ke pasaran. b. Untuk membantu ekspansi atau perluasan pasar. c. Untuk menunjang program personal selling. d. Untuk mencapai orang-orang yang tidak dapt dikunjungi para pramuniaga. e. Untuk membentuk nama baik perusahaan.  Secara umum, tujuan dari periklanan adalah untuk meningkatkan omzet penjualan dengan cara mempengaruhi konsumen secara tidak langsung. Dengan periklanan ini akan dapat meningkatkan penjualan, sedangkan bagi perusahaan yang sudah baik, diharapkan agar omzet penjualan yang sudah dicapai minimal dapat dipertahankan.