Strategi Rantai Pasokan (skripsi dan tesis)

a. Definisi strategi Supply Chain Setiap perusahaan diharuskan memiliki strataegi yang tepat agar tujuan perusahaan dapat terealisasi. Semakin banyak strategi yang diterapkan perusahaan, maka akan berdampak pada tujuan perusahaan. Strategi akan mengarahkan jalannya organisasi ke tujuan jangka panjang yang ingin dicapai. Strategi diperlukan oleh satu unit operasi dalam sebuah perusahaan , oleh sebuah perusahaan secara keseluruhan, maupun oleh sebuah rantai pasokan. Strategi pada hakekatnya bukanlah sebuah keputusan atau aksi tunggal melainkan adalah kumpulan berbagai keputusan dan aksi yang dilakukan oeh suatu organisasi atau oleh beberapa organisasi secara bersama-sama. Dalam menyusun strategi operasi, ada beberapa acuan yang dipakai sehingga strategi yang diterapkan dapat sukses. Salah satu acuan yang digunakan adalah harus meramalkan kebutuhan pasar serta ketersediaan bahan baku atau sumberdayanya. Dengan kata lain, suatu strategi harus mampu menerjemahkan kebutuhan pasar kedalam keputusan-keputusan operasi dan mampu mengeksploitasi kemampuan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut. Pendapat Slack dan Lewis dalam buku Supply Chain Management karya pujawan (2010) mengatakan bahwa hakekat daripada strategi operasi adalah sinergisitas antara kebutuhan pasar dengan sumberdayanya. Keduanya merupakan satu hal yang terikat satu sama lain. Meskipun demikian, semua tergantung pada pemakai akhir produk (end customer), karena pelangganlah yang akan menentukan suka pada suatu produk atau tidak. b. Tujuan Strategis pada Supply Chain Strategi tidak bisa dilepaskan dari tujuan jangka panjang. Tujuan inilah yang diharapkan akan tercapai. Hal-hal lain yang yang mendukung Supply Chain adalah beberapa keputusan jangka pendek perusahaan. Tujuan-tujuan strategis tersebut perlu dicapai untuk membuat supply chain menang atau setidaknya bertahan dalam persaingan pasar. Untuk bisa memenangkan persaingan pasar maka supply chain harus bisa menyediakan produk yang murah, berkualitas, tepat waktu, dan bervariasi. Ke-empat tujuan strategi tersebut sangat penting dimata pelanggan. Namun perlu disadari bahwa tidak semua pelanggan mementingkan keempat aspek secara bersama dalam suatu produk. Pelanggan memiliki standar masing masing untuk memilih suatu produk. Ada produk yang dibeli oleh pelanggan dengan pertimbangan utama harga yang murah, sedangkan ada pelanggan yang membeli dengan kualitas sebagai pertimbangan utama. Untuk mencapai tujuan maka supply chain harus bisa mewujudkan keinginan pelanggan yang berkaitan dengan empat hal penting diatas. Dalam konteks operasi supply chain, tujuan bisa dicapai apabila memiliki kemampuan beroperasi secara efektif dan efisien sehingga operasi dapat diakatan sukses, menciptakan kualitas sebaik mungkin, cepat dalam pengerjaan maupun hal lain yang berkenaan dengan operasional, fleksibel, dan inovatif. Strategi supply chain harus mencerminkan pada kebijakan atau keputusan taktis supply chain. Kebijakan ataukeputusan mengenai dimana fasilitas lokasi akan didirikan, bagaimana cara mengatur dan mengendalikan sistem produksi, bagaimana kebijakan-kebijakan tentang persediaan dan transportasi, pemasok bagaimana yang akan dipilih, danĀ  kebijakan mengenai pengembangan produk harus besinergi dengan strategi supply chain. Apabila supply chain memilih efisiensi fisik sebagai strategi maka semua keputusan sub bidang tersebut harus mendukung.