Dalam model ini lebih menekankan perhatian terhadap prestasi (Achievement). Ada 3 kebutuhan yang penting yaitu : a. Achievement (kebutuhan akan prestasi) Merupakan adanya keinginan untuk mencapai tujuan yang lebih baik daripada sebelumnya (Pencapaian Prestasi). Karyawan akan antusias berprestasi tinggi, asalkan kemungkinan untuk hal itu diberikan kesempatan. Karyawan menyadari bahwa hanya dengan pencapaian prestasi kerja yang tinggi akan dapat memperoleh pendapatan yang besar. Dengan pendapatan ini karyawan dapat memiliki serta memenuhi kebutuhan-kebutuhannnya. b. Affiliation (kebutuhan akan afiliasi) Merupakan kebutuhan untuk berinteraksi denga orang lain. Setiap karyawan membutuhkan perasaan diterima oleh orang lain dilingkungan ia hidup dan bekerja. Karyawan juga membutuhkan perasaan dihormati karena setiap manusia merasa dirinya penting. c. Power Merupakan kebutuhan kekuasaan yang mendorong seseorang bekerja sehingga termotivasi dalam pekerjaannya. Ego manusia yang ingin lebih berkuasa dari manusia lainnya sehingga menimbulkan persaingan. Persaingan ini oleh manajer harus ditumbuhkan secara sehat dalam memotivasi bawahannya, supaya mereka termotivasi untuk bekerja giat (Arep dan Tanjung, 2003).
