Analisis risiko kualitatif (skripsi dan tesis)

Analisis risiko dilakukan untuk menentukan besarnya suatu risiko dengan memperhitungkan kemungkinan terjadinya risiko dan akibat yang ditimbulkan. Hasil analisa risiko akan menentukan peringkat risiko. Sehingga dapat dipisahkan risiko yang berdampak besar (major risk) dengan risiko yang berdampak kecil (minor risk) (Ramli, 2010). Godfrey,dkk (1996) membagi cara analisis risiko menjadi dua, yakni dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis risiko kuantitatif berfokus pada evaluasi terhadap terjadinya risiko. Sedangkan analisis risiko kualitatif berfokus pada identifikasi dan penilaian risiko. Menurut Godfrey,dkk (1996) analisis risiko kualitatif dapat membantu untuk mengidentifikasi, menilai dan meranking risiko secara jelas sehingga perhatian pada risiko utama (major risk) dapat terpusat. Dengan analisis risiko kita bisa memperjelas keputusan terkait batasan kerugian, meminimalisir potensi kerusakan apabila timbul keadaan yang paling buruk. Analisis risiko juga mampu mengontrol aspek ketidakpastian dalam proyek. Selain itu analisis risiko juga dapat memperjelas dan menegaskan peran setiap orang/badan yang terlibat dalam manajemen risiko. Agar analisis risiko kualitatif dapat dilakukan dengan baik, semua risiko yang bisa diidentifikasi beserta sumbernya harus dicatat dan dikontrol.