Dalam akuntansi manajemen terdapat pemisahan antara biaya (cost) dan beban (expense). Biaya adalah pengorbanan ekonomis yang diperlukan untuk memperoleh barang dan jasa, sedangkan beban adalah biaya yang secara langsung telah dimanfaatkan dalam usaha menghasilkan sesuatu dalam satu periode atau sudah tidak memberi manfaat ekonomis untuk kegiatan periode berikutnya. Mulyadi (2005) menyebutkan biaya dalam arti luas adalah: “Pengorbanan sumber ekonomis yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu”. Sedangkan pengertian beban (expense) menurut Stice, dkk yang diterjemahkan oleh Barlev (2004) adalah: “Beban adalah arus keluar atau penggunaan lain dari aktiva atau timbulnya kewajiban (atau kombinasi dari keduanya) dari penyerahan atau produksi suatu barang, pemberian jasa, atau pelaksanaan aktivitas lain yang merupakan usaha terbesar atau usaha utama yang sedang dilakukan entitas tersebut”. Dari definisi tersebut, dapat dilihat adanya perbedaan yang jelas antara biaya dan beban. Istilah biaya sering digunakan pula untuk menyebutkan beban atau sebaliknya. Dalam kenyataannya pengertian biaya dengan beban memiiki makna yang berbeda. Biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomis untuk memperoleh aktiva, sedangkan beban merupakan penggunaan atau pemakaian sumber daya (barang atau jasa) dalam proses perolehan pendapatan. Dari perbandingan makna biaya dan beban, jelas terlihat bahwa biaya merupakan pengalihan bentuk aktiva sedangkan beban merupakan penggunaan aktiva untuk memperoleh pendapatan.
