Luxury Value (Nilai Kemewahan) (skripsi dan tesis)

Kemewahan dalam sebuah produk pada dasarnya terdiri atas dua aspek yaitu tangible dan intangible. Aspek tangible meliputi hal-hal yang dapat dilihat oleh mata seperti bangunan, mobil, atau barang-barang lainnya. Sedangkan intangible lebih mengarah pada nilai-nilai yang diyakini oleh kelompok pelanggan tertentu. Hirschman dan Holbrook (2008) menyebutkan empat dimensi nilai kemewahan: a) Financial Dimension Dimensi ini terkait dengan harga, harga jual kembali, nilai investasi dan lain sebagainya. Harga dan pengorbanan yang diperlukan untuk dapat membeli sebuah produk/layanan/merek menentuka persepsi konsumen terhadap mewah atau tidaknya produk/layanan/merek tersebut. b) Functional Dimension Terkait dengan fungsi atau manfaat utama dari poduk/layanan/merek itu sendiri. Di dalamnya terkandung pula kualitas, keunikan, reliabilitas, daya tahan dan kegunaannya. c) Individual Dimension Di dalamnya meliputi materialisme, hedonisme dan nilai-nilai priibadi.   d) Social Dimension Dengan memiliki atau membeli produk/layanan/merek yang mewah individu berharap memperoleh pengakuan dari lingkungannya. Dimensi ini diyakini menjadi dorongan terkuat bagi konsumen untuk membeli kemewahan