Menurut Lines (2004) menjelaskan resistance to change sebagai kecenderungan
individu untuk menunjukkan perilaku yang tidak menghendaki adanya perubahan. Resistensi
untuk berubah sebagai tindakan apa pun yang berfungsi untuk mempertahankan status quo
dalam menghadapi tekanan untuk mengubah status quo. Sumber resistance to change
(penolakan untuk perubahan) dapat di kategorikan menjadi dua, yaitu penolakan yang
dilakukan oleh individual dan yang dilakukan oleh kelompok atau organisasional. Hal-hal
yang menjadi potensi sebagai sumber penolakan atas perubahan antara lain adalah persoalan
kepribadian, persepsi, dan kebutuhan. Adapun resistensi individual pada umumnya disebabkan
oleh : 1) kebiasaan; 2) rasa aman; 3) faktor ekonomi; 4) ketidakpastian; 5) persepsi (Kusuma
& Sarah, 2012)
