Berikut ini merupakan upaya meningkatkan Multiple Intelligences pada
anak :
1. Memahami adanya perbedaan dan keunikan setiap anak
Setiap anak memiliki keunikan atau kekhasan masing-masing. Anak
lahir dengan kelebihan yang perlu digali dan diasah dengan
pendampingan orang tua.
2. Tidak membandingkan karena meyakini bahwa setiap anak memiliki
petensi atau kelebihan masing-masing. Membandingkan anak hanya
akan melukai harga dirinya. Lebih baik berikan dorongan daripada
membandingkan.
3. Mengamati kebiasaan dan kecenderungan minat anak melalui
kegiatan yang dilakukannya. Kecenderungan anak memiliki pada
suatu kegaitan dapat memberikan gambaran tentang minatnya. Oleh
karena itu pengamatan yang berkesiambungan saangata diperlukan.
4. Menemukan kelebihan anak.
Asah kelebihannya agar menutupi keterbatasan yang dimiliki.
Dengan fokus pada keterampilan atau kecerdaasan memungkinkan
anak meiliki keahlian yang spesifik.
5. Membantu anak mengoptimalkan dengan memberikan stimulasi
melalui berbagai kegiatan. Stimulasi adalah kegiatan merangsang
kemampuan dasar anak yang datangnya di luar individu anak agar
anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Setiap anak perlu
mendapat stimulasi rutin sedini mungkin dan terus-menerus pada
setiap kesempatan.
6. Memberikan dukungan emosional dan motivasi yang bermakna.
Dukungan emosional dan motivasi lah satu merupakan bentuk
penguatan yang diperlukan untuk memperkuat dan meningkatkan
usaha atau prestasi yang telah dicapai. Dorongan dan motivasi
meyakinkan diri anak bahwa dia diakui dan dihargai.
7. Memberikan penguatan agar anak mampu mempertahankan bahkan
meningkatkan prestasinya. Berbicara mengenai kecerdasan,
kecerdasan bukanlah sesuatu yang bersifat tetap. Ia bagaikan
kumpulan kemampuan atau ketrampilan yang dapat ditumbuhkan
dan dikembangkan. Kecerdasan adalah kemampuan untuk
memecahkan suatu masalah, kemampuan untuk menciptakan
masalah baru untuk dipecahkan, kemampuan untuk menciptakan
sesuatu atau menawarkan suatu pelayanan yang berharga dalam
suatu kebudayaan masyarakat.
Tidak ada anak yang bodoh atau pintar, yang ada adalah anak yang menonjol
dalam salah satu atau beberapa jenis kecerdasan. Melalui pengenalan akan
Multiple Intelligences, kita dapat mempelajari kekuatan/kelemahan anak
dan memberikan mereka peluang untuk belajar melalui kelebihankelebihannya. Anak memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi dunia,
bekerja dengan keterampilan sendiri dan mengembangkan kemampuannya
sendiri. (Muthmainnah, 20
