Proaktif (skripsi dan tesis)

Menurut Batement dan Crant dalam Prabhu (2013) proaktif adalah sebagai
kontruksi disposisional yang mendefinisikan perbedaan antara orang-orang dalam
hal sejauh mana mereka mengambil tindakan untuk mempengaruhi lingkungan
mereka.
Sikap proaktif harus dimiliki oleh seorang wirausaha karena dengan sikap
proaktif dapat memajukan usaha yang dijalankannya. Sikap proaktif juga dapat
menjadikan seseorang mampu menangkap peluang yang ada, memiliki visi yang
jelas kedepan, selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat dilakukan untuk
meningkatkan usaha yang di jalaninya.
Menurut Convey (1995:256) dalam Hawa’im Machrus 2001 ciri-ciri
seseorang memilki kepribadian proaktif adalah.
1. Memilih sikap bertanggung jawab atas sikap dan perilakunya.
Seseorang yang memiliki sikap proaktif tidak menyalahkan keadaan
kondisi atau pengkondisian atas perilaku mereka. Perilaku adalah
pilihan sadar, berdasarkan nilai dan bukan produk dari suasana hati,
kondisioning atau tekanan sosial yang diterima.
2. Memusatkan energi dengan berfokus dan bekerja pada lingkaran
pengaruh (influence circle).
Individu proaktif selalu mengerjakan hal yang dapat mereka lakukan.
Sifat dari energi mereka adalah positif, memperluas dan memperbesar
yang menyebabkan lingkaran pengaruh mereka meningkat. Orang
reaktif sebaliknya menghabiskan energi dengan berfokus pada
kkelemahan orang lain, menuduh atau menyalahkan oarang lain.
3. Menggunakan pendekatan dari dalam keluar (in side out-appooach).
Yaitu berusaha memulai perubahan, dengan mengubah dirinya lebih
dulu, juga memeriksa kebenaran paradigma dan presepsi-presepsinya.
Individu reaktif bekerja dengan cara berlawanan. Seseorang memulai
usahanya degan mengubah lingkungannya lebih dulu, dengan harapan
apa yang terjadi pada dirinya bisa diubah, tidak mau menyadari bahwa
sebagian besar sumber masalah berada dalam dirinya sendiri.
4. Mendahulukan prinsip atau values di atas suasana hati, kondisi atau
tekanan sosial.
Seseorang yang proaktif hidup berpusat pada prinsip (principle
centered) kemudian menerjemahkan prinsip itu kedalam seperangkat
nilai yang telah dipilihnya yang telah dipilihnya secara
sadar.Berdasarkan nilai itulah mereka mengarahkan pilihan sikap dan
perilakunya. Ia dipengaruhi oleh suasana hati, situasi dan kondisi
lingkungan atau tekanan sosial, tetapi ia tidak akan membiarkan hal
diatas mengendalikan keputusan dan perilakunya. Ia betul-betul
bertanggungjawab dengan cara memilih respon tindakannya, sesuai
dengan nilai yang dianutnya.
5. Mengembangkan dan menggunakan “empat anugrah untuk manusia”
(four unique human gifts).
individu proaktif mengembangkan dan menggunakan empat anugrah
manusia secara optimal, seperti yang diyakini oleh pengikut mazhab
psikologi humanistik, sebagai sifat–sifat unik manusia yang
membuatnya berbeda dengan makhluk lainnya. Covey menyebutkan
“four unique human gifts” itu adalah: self awareness (kesadaran diri),
conscience (hati nurani), creative imagination (imajinasi kreatif) dan
independent will (kehendak yang bebas).