Saham adalah tanda bukti kepemilikan perusahaan. Pemilik saham
disebut juga pemegang saham (shareholder atau stockholder). Bukti bahwa
seorang atau suatu pihak dapat dianggap sebagai pemegang saham adalah
apabila seseorang atau suatu pihak sudah tercatat sebagai pemegang saham
dalam buku yang disebut daftar pemegang saham (DPS).6
Sedangkan dalam kamus istilah akuntansi saham adalah:
Tanda bukti penyertaan kepemilikan modal/dana pada suatu
perusahaan.
Kertas yang tercantum dengan jelas nilai nominal, nama perusahaan
dan diikuti dengan hak dan kewajiban yang dijelaskan kepada setiap
pemegangnya.
Persediaan yang siap untuk dijual.7
Nilai yang berhubungan dengan saham dapat dilihat dalam 4 (empat) konsep
yaitu:
a. Nilai nominal (par value) yaitu nilai kewajiban yang ditetapkan untuk
tiap-tiap lembar saham.
b. Nilai buku (book value) yaitu per lembar saham menunjukkan aktiva
bersih (net assets) per lembar saham yang dimiliki oleh pemegang
saham. Nilai pasar (market value) yaitu nilai yang ditentukan oleh pelaku pasar
berkaitan dengan permintaan dan penawaran saham bersangkutan di
pasar bursa.
d. Nilai intrinsik (intrinsic value) atau nilai fundamental (fundamental
value) yaitu nilai sebenarnya dari saham yang diperdagangkan
