Cherington (1994) dalam Falah (2006) memaparkan bahwa Teori Kohlberg
adalah nilai individu (personal value) yang didapatkan dengan proses berpikir
serta berpendapat. Ponemeon (1992) dalam Falah (2006) menyebutkan ada 6
tingkatan dalam Teori Kohlberg. Tahap satu dan dua dari perkembangan moral
adalah Pre-conventional, yaitu orang biasanya mengambil sebuah keputusan
moral atas dasar imbalan serta hukuman. Selanjutnya tahap tiga dan empat adalah
Conventional. Ketika seseorang berada dalam tahap ini, mereka cenderung mulai
11
memperhatikan aturan-aturan dalam kehidupan bermasyarakat dan kebutuhan
manusia lainnya. Tahap terakhir yaitu tahap lima dan enam adalah tahap PostConventional. Tahap ini adalah bahwa hal-hal yang menyangkut kebaikan banyak
orang menjadi utama.
Falah (2006) menyebutkan bahwa menurut Kohlberg, ada asumsi-asumsi
yang dapat digunakan dalam mengembangkan teori ini.
a. Kunci agar bisa memahami tingkah moral seseorang adalah dengan
memahami filsafat moral, yaitu apa yang melandasi seseorang melakukan
sesuatu
b. Keseluruhan cara berfikir tentang pertimbangan moral yang mengalami
perkembangan yang konsisten
c. Tingkat perkembangan moral berkembangan secara universal dalam berbagai
kondisi dan budaya
