Analisis fundamental adalah teknik memperkirakan harga saham dimasa
datang dengan menghitung nilai faktor-faktor fundamental. Data fundamental yang
dimaksud adalah data keuangan, data pangsa pasar, siklus bisnis, dan sejenisnya.
Pengertian analisis fundamental menurut Darmadji dan Fakhruddin (2012:149)
adalah:
“Analisis fundamental merupakan salah satu cara untuk melakukan
penilaian saham dengan mempelajari atau mengamati berbagai
indikator yang terkait dengan kondisi makro ekonomi dan kondisi
industri suatu perusahaan hingga berbagai indikator keuangan dan
manajemen perusahaan”.
Dari definisi diatas disebutkan analisis fundamental dapat mengetahui
penilaian saham perusahaan dengan berdasarkan berbagai indikator terkait dari
kondisi makro, kondisi industri suatu perusahaan dan berbagai indikator keuangan.
Sehingga dengan penggunaan analisis fundamental dapat mengetahui prospek dari
suatu saham dan menganalisis tingkat keuntungan yang akan diperoleh.
Secara umum terdapat 4 langkah untuk menganalisis dan menentukan nilai
suatu perusahaan dengan menggunakan analisis fundamental, yaitu:
1. Analisis Makro Ekonomi
Analisis makro ekonomi ini sangat penting dilakukan bagi para investor,
karena dengan menganalisis makro ekonomi investor akan
mendapatkan informasi tentang kondisi perekonomian yang secara
umum akan mempengaruhi pasar modal.
2. Analisis Industri
Analisis industri penting dilakukan, karena dengan menganalisis
industri investor akan mengetahui industri mana yang memiliki
prosepek yang baik di masa yang akan datang, dan dengan menganalisis
industri ini investor akan lebih mudah untuk mengambil keputusan
investasi.
3. Analisis Perusahaan
Setelah menentukan industri yang menjanjikan, investor dapat
melakukan analisis perusahaan dengan menganalisis keuangan
perusahaan yang dapat dihitung menggunakan banyak cara. Kinerja
keuangan yang baik akan menarik minat para investor untuk
berinvestasi. Dengan banyaknya permintaan atas saham perusahaan
akan membuat harga saham perusahaan terus meningkat. Hal ini akan
menguntungkan perusahaan dan juga investor.
4. Analisis Nilai Intrinsik Perusahaan
Analisis yang terakhir yaitu analisis nilai intrinsik perusahaan, dengan
menganalisis nilai intrinsik saham perusahaan investor dapat
mengetahui nilai yang sebenarnya dari saham perusahaan tersebut.
Sehingga investor dapat membandingkannya dengan harga pasar saham
perusahaan dan dapat mengetahui apakah harga saham mengalami
undervalued, overvalued atau fairvalued. Sehingga investor dapat
mengestimasi keadaan perusahaan pada masa yang akan datang.
