Aspek- aspek Internal locus of control (skripsi dan tesis)

Levenson (dalam Chairani dan Dipayanti, 2012) membagi pusat kendali
(locus of control) kedalam tiga aspek yakni:
a. Aspek Internal (I)
Merupakan keyakinan bahwa peristiwa yang terjadi dalam hidup individu
ditentukan dirinya sendiri.
20
b. Aspek powerfull others (P)
Merupakan keyakinan individu bahwa peristiwa yang terjadi dalam
hidupnya ditentukan oleh orang lain.
c. Aspek chance (C)
Merupakan keyakinan seeorang bahwa peristiwa yang terjadi dalam
hidupnya ditentukan oleh keberuntungan, nasib dan kesempatan.
Rotter (dalam Jaya dan Rahmat, 2005) mengklasifikasikan internal locus
of control kedalam tiga aspek, antara lain:
a. Kemampuan
Individu yang memiliki internal locus of control percaya pada kemampuan
yang ia miliki. Kesuksesan dan kegagalan sangat dipengaruhi oleh
kemampuan yang ia miliki.
b. Minat
Individu yang memiliki internal locus of control memiliki minat yang
lebih besar terhadap kontrol perilaku, peristiwa dan tindakan individu
sendiri.
c. Usaha
Individu yang memiliki internal locus of control bersikap pantang
menyerah dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengontrol
perilakunya.
Kutanis, Mesci, dan Ovdur (dalam Widjaja, 2014) menguraikan
mengenai tujuh aspek yang menentukan tingginya internal locus of control yang ada dalam diri seseorang, antara lain:
1. Kemampuan memilih kegiatan
Yang dijelaskan sebagai kesanggupan menunjukkan kemampuan dan
bukan karena adanya kesempatan untuk berperan.
2. Tanggung jawab atas keputusan
Yaitu bagaimana individu dengan internal locus of control bertanggung
jawab atas keputusannya sendiri dan merasa bahwa nasibnya ditentukan
oleh keputusannya sendiri.
3. Kemampuan mengendalikan perubahan
Ini berarti orang-orang yang memiliki internal locus of control bersikap
aktif menghadapi suatu perubahan.
4. Kemampuan mengendalikan lingkungan
Dengan mencari informasi yang berarti aktif mencari informasi baru dan
menggunakan informasi tersebut untuk memecahkan masalah yang
kompleks sehingga ia dianggap memiliki kemampuan menyesuaikan diri.
5. Kemampuan coping terhadap stres
Artinya individu dengan internal locus of control memiliki kemampuan
coping yang baik terhadap stres.
6. Kepuasan belajar dengan menunjukkan prestasi
Artinya individu memiliki kepuasan belajar yang tinggi, memiliki
kemampuan belajar yang baik, dan akan cepat berkembang.
7. Motivasi belajar berdasarkan ekspektasi
Artinya individu dengan internal locus of control memiliki rasa percaya
diri dan mempunyai keyakinan pada kemampuannya. Individu percaya
bahwa dengan menunjukkan penampilan yang baik berarti individu akan
menerima reward yang layak dan individu tidak bergantung pada hadiah.
Berdasarkan uraian di atas, peneliti menggunakan pendapat Levenson
yang menyatakan bahwa aspek-aspek internal locus of control yaitu: internal (I), powerfull others (P), dan chance (C).