Menurut Smilansky (2008) tujuan dari manajemen talenta adalah:
1. Untuk mengembangkan tim unggulan yang terbaik dalam kondisi
bisnis yang penuh persaingan.
2. Untuk memperoleh calon pengganti untuk posisi kunci eksekutif.
3. Untuk memungkinkan adanya saling pengisian antareksekutif dari
berbagai latar belakang fungsional, geografis, dan bisnis, sehingga
dapat mengembangkan inovasi dan memanfaatkan sebaik mungkin
sumber daya internal yang ada dalam perusahaan.
4. Untuk mengembangkan peluang-peluang karir yang diperlukan,
yang dapat mempertahankan dan menarik eksekutif terbaik.
5. Untuk membangun budaya yang mampu mendorong eksekutif
terbaik menunjukkan kinerjanya di puncak potensinya.
6. Untuk memastikan adanya peluang-peluang bagi karyawan yang
paling bertalenta untuk dapat meningkat dengan cepat dari tingkat
bawah perusahaan menuju tingkat atas.
7. Agar dapat mempromosikan adanya keragaman eksekutif
(berdasarkan jenis kelamin, latar belakang etnis, dan usia) dalam
posisi kunci, yang mencerminkan karakteristik pelanggan dan
kelompok talenta yang luas.
8. Untuk dapat menyusun proses asesmen karyawan berpotensi yang
hasilnya melebihi perspektif manajer karyawan tersebut.
9. Untuk membangun rasa memiliki perlunya karyawan bertalenta
baik, membuka peluang yang tidak terbatas bagi karyawan yang
istimewa, dan mengembangkan karyawan untuk kepentingan
perusahaan.
Dengan ragam tujuan pelaksanaan manajemen talenta, kunci dari
manajemen talenta adalah upaya untuk memahami bagaimana
manajemen talenta cocok dan selaras dengan keseluruhan upaya serta
fungsi SDM untuk meningkatkan kinerja perusahaan ataupun
organisasi.
