Penetapan Tarif Imbal Jasa (skripsi dan tesis)

1. Penetapan tarif imbal jasa (fee) harus menggambarkan remunerasi
yang pantas bagi anggota dan staffnya,dengan memperhatikan
kualifikasi dan pengalaman masing – masing,
2. Tarif harus ditetapkan dengan memperhitungkan :
a. Gaji yang pantas untuk menarik dan mempertahankan staf yang
kompeten dan berkeahlian
b. Imbalan lain diluar gaji
c. Beban overhead,termasuk yang berkaitan dengan pelatihan dan
pengembangan staf,serta riset dan pengembangan
d. Jumlah Jam tersedia untuk periode tertentu (project charge-out
time) untuk staff professional dan staf pendukung
e. Marjin laba yang pantas
3. Honorarium atas jasa audit bagi anggota dan staf didasarkan pada :
a. Sukar tidaknya pekerjaaan yang dilakukan
b. Resiko penugasan
c. Kompleksitas jasa yang diberikan
d. Tingkat keahlian yang diperlukan untuk melaksakan jasa tersebut
e. Struktur biaya KAP yang bersangkutan dan pertimbangan
professional lainya,dan luas tidaknya pekerjaan yang dilakukan
f. Luas tidaknya lingkup audit dapat diketahui pada saat auditor
melakukan pengecekan internal control yang dilakukan selama
tahap perencanaan audit
4. Tarif Imbal jasa per jam
Menurut IAPI (2008) tarif imbal jasa per jam ditetapkan untuk
setiap staf atau untuk setiap kelompok staf (junior, senior, supervisor,
manajer) dan partner. Ilustrasi dibawah ini memuat perhitungan tarif untuk
kelompok staf. Setiap anggota dapat menetapkan tarif sesuai dengan
kondisi masing-masing.
Ilustrasi dibawah ini memuat penerapan tarif untuk pekerjaan audit
pada perusahan :
a. Kecil sekali ( memerlukan maksimum 50 man-hours )
b. Kecil ( memerlukan maksimum 150 man – hours )
c. Menengah sedang ( memerlukan maksimum 500 man-hours )
d. Menengah ( Memerlukan maksimum 1500 man-hours )
e. Menengah Besar ( memerlukan maksimum 3000 man-hours )
f. Besar ( memerlukan lebih dari 3000 man-hours )
5. Pencatatan Waktu
Pencatatan waktu yang memadai dengan menggunakan time sheet
yang sesuai perlu dilakukan secara teratur untuk dapat menghitung imbal
jasa secara akurat dan realistis, dan untuk dapat menjaga efisiensi dan
efektifitas pekerjaan. Time sheet sekaligus berfungsi sebagai kartu kendali
staf dan dasar dari pengukuran kinerja.
6. Penagihan Bertahap
Praktek yang baik mengharuskan dilakukannya penagihan secara
bertahap atas pekerjaan yang diselesaikan untuk periode lebih dari satu
bulan. Penagihan harus segera dilakukan begitu termin yang disepakati
telah jatuh waktu.