Tingginya tingkat hutang perusahaan biasanya dipengaruhi oleh hutang
jangka panjang. Penggunaan hutang yang cukup tinggi bagi perusahaan akan
meningkatkan risiko perusahaan. Konsekuensi dari hutang itu sendiri adalah
pembayaran bunga dan risiko kegagalan.Penggunaan hutang yang tinggi akan
memberi insentif yang lebih kuat bagi perusahaan untuk meningkatkan persistensi laba dengan mengelola laba untuk tujuan efisiensi. Peningkatan persistensi laba tersebut dengan tujuan mempertahankan kinerja yang baik di mata investor dan auditor sehingga kreditor tetap memiliki kepercayaan terhadap perusahaan dan mudah mengucurkan dana.
