Bentuk Disiplin Kerja


Seiring bertambahnya usia seseorang atau kelompok,
semakin paham pula bagaimana belajar mematuhi aturan, norma,
dan hukum untuk melaksanakan cita-cita dan aspirasi menuju
tujuan bersama. Hal ini bergantung pada bentuk disiplin. Di antara
beberapa pilihan, terdapat dua jenis disiplin kerja yang telah
diidentifikasi oleh (Waskito & Aliyah, 2020) yaitu:

  1. Disiplin Preventif, tujuan ini untuk membuat instruktur
    mematuhi dan menaati standar yang ditetapkan oleh sekolah
    dalam hal jadwal kerja. Disiplin diri terutama ditujukan di
    kalangan pendidik. Guru dapat melindungi diri dari aturan yang
    berlaku di tempat kerjanya. Guru yang menerapkan dan
    menegakkan disiplin preventif akan lebih efektif dan
    pekerjaannya akan lebih baik.
  2. Disiplin Korektif bertujuan agar semua guru di sekolah
    mengikuti seperangkat aturan yang sama. Guru yang
    melanggar aturan perilaku dikenakan konsekuensi yang
    berlaku. Tujuan dari sanksi ini untuk mendisiplinkan
    pelanggar, menjaga undang-undang yang berlaku, dan
    memberi pelajaran kepada siapa pun yang melanggar hukum