Klasifikasi Stroke


Klasifikasi stroke dibedakan menurut patologi dari serangan
stroke meliputi (LeMone et al., 2016):

  1. Stroke hemoragik
    Stroke hemoragik merupakan perdarahan serebral dan mungkin
    perdarahan subarakhnoid. Disebabkan oleh pecahnya pembuluh
    darah otak pada daerah otak tertentu dan pada umumnya
    kesadaran klien menurun (Muttaqin, 2008). Terdapat dua jenis
    stroke hemoragik yaitu hemoragi intraserebral dan hemoragi
    subarakhnoid.
    a) Perdarahan intraserebral
    Pecahnya pembuluh darah dikarenakan hipertensi yang
    mengakibatkan darah masuk ke dalam jaringan otak,
    membentuk massa yang menekan jaringan otak dan
    menimbulkan edema otak.
    b) Perdarahan subarakhnoid
    Perdarahan yang berasal dari pecahnya aneurisma berry atau
    AVM. Pecahnya arteri dan keluarnya ke ruang subarakhnoid
    menyebabkan TIK meningkat secara mendadak,
    meregangnya struktur peka nyeri, dan vasopasme pembuluh
    darah serebral yang berakibat disfungsi otak global yaitu
    nyeri kepala, penurunan kesadaran maupun disfungsi otak
    fokal yaitu hemiparesis, gangguan hemisensorik, afasia, dan
    lainnya.
  2. Stroke Nonhemoragik
    Stroke yang berupa iskemia atau emboli dan trombosis serebral
    yang biasanya terjadi saat setelah lama istirahat, baru bangun
    tidur, atau di pagi hari. Stroke nonhemoragik ini tidak terjadi
    perdarahan namun terjadi iskemia yang menimbulkan hipoksia
    dan edema sekunder