Laporan keuangan merupakansuatu laporan yang menunjukkan
kondisi keuangan perusahaan saat ini atau dalam periode
tertentu.(Kasmir, 2016). Baik buruknya kondisi perusahaan bisa
dilihat dari seberapa baik laporan keuangan tersebut.Menurut Hartanto
dalam Eka Sartika (2012) laporan keuangan merupakan hasil akhir
dari proses akuntansi yang meliputi neraca, laporan laba rugi, dan
laporan laba ditahan, laporan perubahan posisi keuangan serta catatan
atas laporan keuangan.
Laporan keuangan dijadikan alat analisa sebelum mengambil
keputusan untuk melakukan investasi, sehingga bisa menghindari
kerugian investasi(Suhartanto, 2015). Pengambilan keputusan
didasarkan pada laporan keuangan karena pihak investor tidak
menginginkan kerugian, serta sebagai alat untuk menilai suatu
perusahaan.Laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses
akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat komunikasi antara data
keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang
berkepentingan dengan data atau aktivitas perusahaan tersebut (I Ketut
Gunawan, 2015).
Kelengkapan laporan keuangan meliputi laporan laba rugi,
neraca, laporan perubahan posisi keuangan, catatan dan laporan lain
serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan
keuangan. Laporan keuangan sebagai laporan yang memberikan
informasi dan dapat membantu pengguna laporan keuangan dalam
pengambilan keputusan ekonomi terkait dengan financial, selain itu
sebagai bentuk tanggung jawab dari manajemen dalam mengelola
serta memberdayakan sumber daya yang dipercayakan. Sebagai
penyedia informasi, laporan keuangan dibuat untuk aktivitas usaha
utama yaitu kegiatan perencanaan, keuangan, investasi, dan operasi.
Tujuan laporan keuangan yaitu mempertanggungjawabkan tugas-tugas
yang dibebankan kepadanya dari para pemilik perusahaan.
Berdasarkan (Dwi Prastowo 2007)daristandar Akuntansi
Keuangan, penyusunan dan penyajian laporan keuangan mendasarkan
diri pada dua asumsi dasar, yaitu :
a. Dasar Akrual
Merupakan pengaruh transaksi dan peristiwa lain diaki pada saat
kejadian dan dicatat dalam catatan akuntansi dan dilaporkan dalam
bentuk laporan keuangan pada periode tertentu. Laporan keuangan
tentunya tidak hanya memberikan informasi masa lalu yang
melibatkan penerimaan dan pembayaran kas, tetapi juga memberikan
informasi tentang kewajiban pembayaran kas dan sumber daya yang
mewujudkan kas yang akan diterima di masa depan.
b. Kelangsungan Usaha
Hal ini berarti perusahaan akan tetap melanjutkan usahanya
dimasa yang akan datang. Hal ini diasumsikan bahwa perusahaan
tidak berkeinginan untuk melikuidasi atau mengurangi secara material
skala usahanya.
Laporan keuangan merupakan hal utama yang dilihat atau pusat
perhatian dimana laporan keuangan bisa digunakan untuk menilai
sebuah perusahaan. Hal ini membuat seorang manajer melakukan
manajemen laba, supaya laporan keuangan terlihat baik, jika laporan
keuangan terlihat baik maka secara otomatis para investor akan
menilai perusahaan tersebut dalam kondisi yang baik dan memiliki
kinerja yang baik pula
