Sumber daya dapat dianggap sebagai input yang memungkinkan
perusahaan untuk melakukan kegiatan mereka. Sumber daya dan kemampuan
internal menentukan pilihan-pilihan strategis yang dibuat oleh perusahaan saat
berkompetisi dalam lingkungan bisnis eksternal mereka. Kemampuan
perusahaan juga memungkinkan beberapa perusahaan untuk menambah nilai
dalam customer value chain, mengembangkan produk baru atau
mengembangkan kedalam pasar yang baru.
Barney (1991) menjelaskan bahwa sumber daya merupakan
sekumpulan faktor yang dimiliki atau dikontrol oleh perusahaan yang terdiri dari
tangible assets (seperti mesin dan peralatan) maupun intangible assets (seperti
hubungan kerjasama dan informasi). Adapun Grant (1991) menekankan bahwa
setiap organisasi adalah berbeda secara fundamental karena memiliki
seperangkat sumber daya dan kompetensi yang khas. Pencapaian keunggulan
bersaing yang paling efektif adalah dengan menggunakan kapabilitas organisasi.
Sedangkan Amit dan Schoemaker (1993) membedakan pengertian sumber daya
dan kapabilitas. Sumber daya dapat diperdagangkan dan tidak spesifik bagi
perusahaan, namun kapabilitas adalah khas bagi suatu perusahaan dan
dipergunakan untuk memanfaatkan sumber daya.
Berdasarkan penjelasan tentang pandangan berbasis sumber daya
(Resource Based View) dapat diketahui dan dipahami adanya hubungan antara
sumber daya yang dimiliki perusahaan dan kapabilitas dalam mengelola sumber
daya untuk mencapai kinerja unggul. Resource Based View merupakan
pendekatan dalam menganalisis keunggulan bersaing suatu organisasi
berdasarkan pada sumber daya dan kapabilitas suatu organisasi. Bahwa
Resource Based View merupakan salah satu teori yang dapat menjelaskan
bagaimana kapabilitas sumber daya dan perusahaan merupakan bagian penting
untuk mencapai kinerja perusahaan yang unggul.
Teori RBV memandanga perusahaan sebagai kumpulan sumber daya
dan kemampuan yang dimiliki perusahaan. Perbedaan sumber daya dan
kemampuan perusahaan dengan perusahaan pesaing akan memberikan
keuntungan kompetetif bagi perusahaan. Asumsu RBV yaitu bagaimana
perusahaan itu dapat bersaing dengan perusahaan lain untuk mendapatkan
keunggulan kompetetif dalam mengelola sumber daya yang dimilikinya sesuai
dengan kemampuan perusahaan. Sumber daya harus memenuhi kriteria, “VRIN”
agar dapat memberikan keunggulan kompetetif dan kinerja yang berkelanjutan.
Kriteria VRIN adalah sebagai berikut :
a) Valueable (V) : sumber daya akan menjadi berharga jika dapat memberikan
nilai strategis pada perusahaan.
b) Langka (Rare) (R) : sumber daya yang sulit ditemukan diantara para pesaing
dan menjadi potensi perusahaan.
c) Imperfect Imitability (I) : sumber daya dapat menjadi sumber keunggulan
kompetetif yang berkelanjutan hanya jika perusahaan yang tidak memegang
sumber daya ini tidak bisa mendapatkan mereka atau tidak dapat meniru
sumber daya tersebut.
d) Non-subtitution (N) : Non-subtitution berarti bahwa sumber daya tidak dapat
disubtitusikan oleh sumber daya alternatif lainnya
