Budaya organisasi yang kondusif menimbulkan, meningkatkan dan
mempertahankan etos kerja, motivasi kerja, dan kepuasan kerja karyawan
(Setiono, 2019:29). Setiap organisasi mempunyai suatu tujuan, dimana tujuan
organisasi tersebut dapat tercapai karena adanya aktivitas anggota atau
karyawan yang terlibat dalam prosesnya. Kerja sama yang baik, kekompakan,
dan loyalitas akan terjalin apabila karyawan bekerja dilandasi dengan etos kerja
yang tinggi (Widodo, 2019).
Presetyanto (2014) mengatakan bahwa Etos kerja merupakan
serangkaian perilaku kerja positif yang bertumpu pada keyakinan yang
fundamental, kerjasama yang erat, serta berpegang teguh pada paradigma kerja
yang integral. Dalam konteks organisasional, etos kerja merupakan paradigma
internal manusia yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal salah
satunya budaya organisasi
