Indikator Innovative Work Behavior


Indikator Innovative work behavior menurut Jong dan Hartog
(2010:34) adalah sebagai berikut:

  1. Memperhatikan masalah yang bukan bagian dari tugasnya
  2. Individu memiliki kepedulian pada masalah yang bukan
    merupakan bagian dari tugasnya dan mencoba untuk membantu
    menyelesaikan masalah tersebut.
  3. Mencari ide-ide baru
  4. Individu berusaha untuk mendapatkan metode, teknik, dan
    Instrumen kerja yang baru yang lebih efektif dan efisien jika
    diterapkan dalam kegiatan organisasi.
  5. Memberikan solusi dalam pemecahan masalah
  6. Individu mampu memberikan solusi terbaik atas masalah yang
    sedang dihadapi organisasi sehingga mampu memecahkan masalah
    tersebut dengan baik.
  7. Mendorong terciptanya ide inovatif
  8. Individu memberikan dorongan dan motivasi pada anggota
    organisasi yang lain agar memiliki antusias pada ide-ide inovatif
    yang dapat memajukan organisasi.
  9. Mengaplikasikan ide inovatif
  10. Individu mampu memperkenalkan atau menyampaikan ide inovatif
    yang telah ditemukan kepada rekan kerjanya secara sistematis dan
    mampu menerapkannya dalam praktik kerja.
    Selain itu Scott & Bruce, (1994:593). Janssen (2000:289)
    mengemukakan sembilan item indikator perilaku kerja yang inovatif sebagai
    berikut:
  11. Menciptakan ide-ide baru untuk untuk menyelesaikan
    permasalahan (pembentukan ide);
  12. Mencari metode, teknik, atau instrumen kerja baru (pembentukan
    ide);
  13. Menghasilkan solusi orisinal untuk menyelesaikan masalah
    (pembentukan ide);
  14. Memobilisasi dukungan untuk ide-ide inovatif (promosi ide);
  15. Memperoleh persetujuan untuk ide-ide inovatif (promosi ide);
  16. Membuat anggota vital organisasi antusias terhadap ide-ide
    inovatif (promosi ide);
  17. Mengubah ide inovatif menjadi aplikasi yang berguna (realisasi
    ide);
  18. Memperkenalkan ide-ide inovatif ke dalam lingkungan kerja secara
    sistematis (realisasi ide);
  19. Mengevaluasi kegunaan ide-ide inovatif (realisasi ide)