Indikator Innovative work behavior menurut Jong dan Hartog
(2010:34) adalah sebagai berikut:
- Memperhatikan masalah yang bukan bagian dari tugasnya
- Individu memiliki kepedulian pada masalah yang bukan
merupakan bagian dari tugasnya dan mencoba untuk membantu
menyelesaikan masalah tersebut. - Mencari ide-ide baru
- Individu berusaha untuk mendapatkan metode, teknik, dan
Instrumen kerja yang baru yang lebih efektif dan efisien jika
diterapkan dalam kegiatan organisasi. - Memberikan solusi dalam pemecahan masalah
- Individu mampu memberikan solusi terbaik atas masalah yang
sedang dihadapi organisasi sehingga mampu memecahkan masalah
tersebut dengan baik. - Mendorong terciptanya ide inovatif
- Individu memberikan dorongan dan motivasi pada anggota
organisasi yang lain agar memiliki antusias pada ide-ide inovatif
yang dapat memajukan organisasi. - Mengaplikasikan ide inovatif
- Individu mampu memperkenalkan atau menyampaikan ide inovatif
yang telah ditemukan kepada rekan kerjanya secara sistematis dan
mampu menerapkannya dalam praktik kerja.
Selain itu Scott & Bruce, (1994:593). Janssen (2000:289)
mengemukakan sembilan item indikator perilaku kerja yang inovatif sebagai
berikut: - Menciptakan ide-ide baru untuk untuk menyelesaikan
permasalahan (pembentukan ide); - Mencari metode, teknik, atau instrumen kerja baru (pembentukan
ide); - Menghasilkan solusi orisinal untuk menyelesaikan masalah
(pembentukan ide); - Memobilisasi dukungan untuk ide-ide inovatif (promosi ide);
- Memperoleh persetujuan untuk ide-ide inovatif (promosi ide);
- Membuat anggota vital organisasi antusias terhadap ide-ide
inovatif (promosi ide); - Mengubah ide inovatif menjadi aplikasi yang berguna (realisasi
ide); - Memperkenalkan ide-ide inovatif ke dalam lingkungan kerja secara
sistematis (realisasi ide); - Mengevaluasi kegunaan ide-ide inovatif (realisasi ide)
