Innovative work behavior adalah perilaku yang mencakup mengeksplorasi kesempatan dan ide baru, dan dapat mencakup perilaku dalam mengimplementasikan ide-ide baru dan menerapkan pengetahuan baru untuk meningkatkan kinerja pribadi atau organisasi (Khan, A. M., Jantan, A. H. Bin, Salleh, L. B. M., Dato’Mansor, Z., Islam, M. A., & Hosen, 2019). Perilaku kerja inovatif sering dikaitkan dengan kreativitas (Zhang, Q., Abdullah, A. R., Hossan, D., & Hou, 2021). Perilaku kreatif adalah proses penciptaan gagasan, gagasan atau konsep baru yang berkaitan dengan produk, jasa, proses dan metode kerja, sedangkan praktik kerja inovatif tidak hanya menciptakan gagasan baru, tetapi juga mencakup proses implementasi gagasan tersebut, secara khusus pada lingkungan (Jong, J. P. J. D., & Hartog, 2008). Innovative work behavior adalah perilaku individu yang ditujukan untuk memprakarsai dan memperkenalkan ide-ide yang berguna dalam kaitannya dengan proses, produk atau metode (dalam peran kerja, kelompok atau organisasi) (Leofianti, A. R., Sulastiana, M., & Hinduan, 2015). Perilaku inovatif diartikan sebagai perilaku yang menekankan adanya sikap kreatif, seperti perubahan sikap 9 dari tradisional ke modern, atau dari sikap yang belum berkembang menjadi sikap yang sudah berkembang (Khan, M.M., Mubarik, M.S., Islam, 2021). Berdasarkan definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa perilaku kerja inovatif adalah perilaku kerja individu dimana lahir ide-ide baru untuk mengembangkan, menghadirkan dan mengimplementasikan ide-ide baru yang menguntungkan baik individu maupun perusahaan
