Kinerja organisasi mencakup berbagai aspek, termasuk pencapaian tujuan
finansial, kinerja operasional, kepuasan pelanggan, inovasi, pertumbuhan, dan
dampak sosial atau lingkungan. Kinerja organisasi merupakan hasil dari kualitas
dan kuantitas pekerjaan yang mampu dilakukan oleh seorang pegawai dalam
melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.
Bertujuan untuk menciptakan budaya kelompok dan individu untuk perbaikan
berkelanjutan (Basyirah & Syahara, 2016).
Efektifitas organisasi diperlukan untuk meningkatkan tujuan kerja dan
organisasi. Meliputi input yang mendorong kinerja organisasi. Berupa elemen
seperti sumber daya, informasi yang dibutuhkan organisasi untuk mencapai
tujuannya dalam menjalankan aktivitas. Input ini menjadi dasar bagi organisasi
untuk melaksanakan proses pengolahan untuk mencapai hasil yang dinginkan.
Output merupakan hasil produk dari proses pengolahan input yang dilakukan oleh
organisasi. Hasilnya dapat mncerminkan efektivitas dan efisiensi organisasi dalam
mememenuhi kebutuhan pemangku kepentingan yang terlibat. Outcome dapat
mengukur hasil keberhasilan organisasi secara keseluruhan dalam mewujudkan
visi dan misi karena dapat memberikan gambaran secara komprehensif terkait
efektivitas organisasi dalam mencapai tujuan utamanya. Selain itu, benefit yang
mencakup berbagai hal yang dapat membantu organisasi mencapai tujuannya dan
dapat meningkatkan kinerja keseluruhan dan impact organisasi dapat dilihat dari
perubahan atau konsekuensi yang dihasilkan dari tindakan dan keputusan
organsiasi. Bisa positif atau negative tergantung pada hasil atau konsekuensi dari
aktivitas organsisasi itu sendiri (Sobandi, 2006)
