Schuler dan Jackson (2003) mengatakan bahwa kompetensi adalah keterampilan, pengetahuan, kemampuan serta karakteristikِ lainِ yangِ diperlukan seseorang untukِ melakukanِ pekerjaanِ secaraِ efektifِ. Sedangkan Amstrong dan Baron (2012) mengemukakan bahwa Kompetensi merupakan karakteristik yang mendasari seseorang dan berhubungan dengan efektivitas kinerja orang tersebut dalam pekerjaannya.
Pernyataan ini dipertegas oleh Spencer dan Spencer (1993) yang menyatakan bahwa kompetensi adalah pengetahuan (knowledge competencies) keahlian (skill competencies) yang cenderung lebih nyata serta relatif berada di permukaan sebagai salah satu karakteristik yang dimiliki oleh manusia sedangkan konsep diri (self concept), watak/ sifat (trait) serta motif (motive) kompetensi lebih tersembunyi (hidden) di bagian dalam (deeper) serta berhubungan dengan pusat dari pribadi seseorang .
Kompetensi berdasarkan penjelasan tersebut merupakan sebuah karakteristik dasar seseorang yang mengindikasikan cara berpikir, bersikap, dan bertindak serta menarik kesimpulan yang dapat dilakukan dan dipertahankan oleh seseorang pada waktu periode tertentu. Dari karakteristik dasar tesebut tampak tujuan penentuan tingkat kompetensi atau standar kompetensi yang dapat mengetahui tingkat kinerja yang diharapkan dan mengkategorikan tingkat tinggi atau di bawah rata-rata.
