Indikator gaya kepemimpinan


Gaya kepemimpinan seseorang dapat dinilai dan dilihat dari beberapa indikator yang
dikemukakan oleh Kartono (2008) adalah sebagai berikut:

  1. Kemampuan mengambil keputusan
    Pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan yang sistematis terhadap
    pengambilan tindakan yang menurut perhitungan merupakan tindakan yang paling
    tepat. Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan dalam pengambilan keputusan.
    Setiap keputusan yang diambil, haruslah sudah mempertimbangkan sebab dan akibat
    sehingga tidak terjadi salah dalam pengambilan keputusan.
  2. Kemampuan memotivasi
    Kemampuan memotivasi adalah daya pendorong yang dapat mengakibatkan seorang
    karyawan untuk menggerakkan kemampuan (dalam bentuk keahlian maupun
    keterampilan, tenaga dan waktu) untuk melaksanakan kegiatan yang menjadi
    tanggung jawabnya dan menjalankan kewajiban dalam rangka proses pencapaian
    tujuan dan sasaran organisasi yang telah ditentukakan sebelumnya.
  3. Kemampuan komunikasi
    Kemampuan komunikasi harus dimiliki oleh setiap manusia dimuka bumi terutama
    oleh seorang pemimpin. Kemampuan komunikasi adalah kecakapan atau
    kesanggupan dalam penyampaian pesan, pikiran, ide kepada orang lain dengan tujuan
    orang lain tersebut dapat memahami apa yang dimaksudkan dengan baik, baik secara
    langsung lisan maupun tidak langsung.
  4. Kemampuan mengendalikan bawahan
    Seorang pemimpin harus memiliki keinginan untuk dapat membuat orang lain
    mengikuti keinginannya dengan dapat menggunakan kekuasaan jabatan secara efektif
    dan pada tempatnya demi kepentingan jangka panjang perusahaan. Termasuk dalam
    hal memberitahukan orang lain apa yang harus dilakukan dengan nada yang
    bervariasi mulai dari nada biasa, tegas hingga mengancam. Tujuan memberitahu
    dengan nada yang bervariasi ini adalah agar tugas-tugas dapat terselesaikan dengan
    baik dan tepat.
  5. Tanggung jawab
    Seorang pemimpin harus memiliki rasa tanggung jawab kepada para karyawan.
    Tanggung jawab dapat diartikan sebagai kewajiban dalam hal menanggung, memikul
    jawab dan menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung
    akibat yang akan diterima.
  6. Kemampuan mengendalikan emosional
    Dalam memimpin sebuah organisasi atau karyawan, harus memiliki kemampuan
    dalma mengendalikan emosi. Emosi yang tidak stabil akan memengaruhi
    keberlangsungan organisasi dalam mencapai tujuan.