Gaya kepemimpinan seseorang dapat dinilai dan dilihat dari beberapa indikator yang
dikemukakan oleh Kartono (2008) adalah sebagai berikut:
- Kemampuan mengambil keputusan
Pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan yang sistematis terhadap
pengambilan tindakan yang menurut perhitungan merupakan tindakan yang paling
tepat. Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan dalam pengambilan keputusan.
Setiap keputusan yang diambil, haruslah sudah mempertimbangkan sebab dan akibat
sehingga tidak terjadi salah dalam pengambilan keputusan. - Kemampuan memotivasi
Kemampuan memotivasi adalah daya pendorong yang dapat mengakibatkan seorang
karyawan untuk menggerakkan kemampuan (dalam bentuk keahlian maupun
keterampilan, tenaga dan waktu) untuk melaksanakan kegiatan yang menjadi
tanggung jawabnya dan menjalankan kewajiban dalam rangka proses pencapaian
tujuan dan sasaran organisasi yang telah ditentukakan sebelumnya. - Kemampuan komunikasi
Kemampuan komunikasi harus dimiliki oleh setiap manusia dimuka bumi terutama
oleh seorang pemimpin. Kemampuan komunikasi adalah kecakapan atau
kesanggupan dalam penyampaian pesan, pikiran, ide kepada orang lain dengan tujuan
orang lain tersebut dapat memahami apa yang dimaksudkan dengan baik, baik secara
langsung lisan maupun tidak langsung. - Kemampuan mengendalikan bawahan
Seorang pemimpin harus memiliki keinginan untuk dapat membuat orang lain
mengikuti keinginannya dengan dapat menggunakan kekuasaan jabatan secara efektif
dan pada tempatnya demi kepentingan jangka panjang perusahaan. Termasuk dalam
hal memberitahukan orang lain apa yang harus dilakukan dengan nada yang
bervariasi mulai dari nada biasa, tegas hingga mengancam. Tujuan memberitahu
dengan nada yang bervariasi ini adalah agar tugas-tugas dapat terselesaikan dengan
baik dan tepat. - Tanggung jawab
Seorang pemimpin harus memiliki rasa tanggung jawab kepada para karyawan.
Tanggung jawab dapat diartikan sebagai kewajiban dalam hal menanggung, memikul
jawab dan menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung
akibat yang akan diterima. - Kemampuan mengendalikan emosional
Dalam memimpin sebuah organisasi atau karyawan, harus memiliki kemampuan
dalma mengendalikan emosi. Emosi yang tidak stabil akan memengaruhi
keberlangsungan organisasi dalam mencapai tujuan.
