Macam-macam gaya kepemimpinan


Ada beberapa macam gaya kepemimpinan yang dikemukakan oleh Robbins (2006)
yaitu:

  1. Kepemimpinan Kharismatik
    Gaya kepemimpinan yang membuat karyawan terpukau oleh kemampuan pemimpin
    yang luar biasa. Pemimpin kharismatik dapat memengaruhi karyawan dengan cara
    mengutarakan visi misi dengan jelas yang berhubungan antara masa kini dan masa
    depan sehingga membuat karyawan merasa tertarik untuk mengikuti. Selain itu
    pemimpin juga mengkomunikasikan bahwa karyawan dapat mencapai kinerja
    tersebut dengan baik, sehingga membuat karyawan semakin percaya diri. Pemimpin
    juga akan memberikan contoh perilaku yang baik agar karyawan dapat mencontoh
    perilaku tersebut. Karyawan yang bekerja pada pemimpin kharismatik termotivasi
    untuk melakukan pekerjaan sebaik mungkin dan semaksimal mungkin.
  2. Kepemimpinan Transformasional
    Kepemimpinan transformasional yakni pemimpin yang mengisnpirasi dan
    mengkomunikasikan kepada karyawan untuk melakukan tanggung jawab yang
    melebihi kepentingan pribadi mereka demi kepentingan perusahaan. Kepemimpinan
    transformasional dapat mengubah pola pikir karyawan dari cara berpikir dengan pola
    lama menjadi baru dalam hal menyelesaikan masalah. Selain itu, pemimpin juga
    dapat membuat karyawan bergairan dalam bekerja, dan mampun membangkitkan
    semangat karyawan.
  3. Kepemimpinan transaksional
    Kepemimpinan transaksional adalah pemimpin yang dapat memotivasi pengikut
    mereka untuk menuju sasaran perusahaan yang ditetapkan dengan memperjelas tugas
    dan tanggung jawab karyawan. Pemimpin transaksional menjanjikan imbalan untuk
    karyawan yang memiliki kinerja yang baik dan pemimpin juga akan mengakui
    pencapaian yang diraih karyawan.
  4. Kepemimpinan visioner
    Kepemimpinan visioner adalam pemimpin yang memiliki kemampuan untuk
    menciptkan visi yang realitis, menarik da kredibel mengenai masa depan organisasi.
    Visi memberikan gairan yang baru untuk menuju masa depan yang lebih baik, selain
    itu visi juga menjadi lompatan besar ke masa depan dengan membangkitkan
    keterampilan dan sumber daya. Kepemimpinan visioner memiliki cara dan kualitas
    sendiri dalam melaksanakan pekerjaan, yaitu kemampuan mengungkapkan visi
    dengan perilaku tidak hanya verbal dan memili kemampuan memperluas visi ke
    berbagai konteks.
    Sedangkan menurut kartono (2003) gaya kepemimpinan dibagi menjadi 8
    diantaranya sebagai berikut:
  5. Kepemimpinan kharismatik
    Tipe ini memiliki daya tarik dan pembawaan yang luar biasa untuk memengaruhi
    orang lain, sehingga memiliki jumlah pengikut yang sangat besar, kepemmpinan ini
    memiliki inspirasi, keberanian dan berkeyakinan teguh pada pendirian sendiri.
  6. Kepemimpinan maternalistik
    Tipe kepemimpinan maternalistik terdapat sikap over-protective yang sangat menojol
    dan disertai kasih sayang yang berlebihan. Kepemimpinan ini hampir tidak pernah
    memberikan kesempatan pada karyawan untuk berinisiatif dan mengembakan daya
    kreativitas mereka sendiri.
  7. Kepemimpinan militeristik
    Tipe kepemimpinan militeristik lebih banyak menggunakan sistem perintah, sangat
    keras, otoriter dan kaku. Menuntut untuk selalu adanya disiplin yang keras dan kaku
    kepada karyawan. Tetapi yang patut diperhatikan disini adalah pada takaran seorang –
    leader yaitu, perlu memperhitungkan kapan baiknya menggunaka tipe militeristik.
  8. Kepemimpinan eksekutif
    Kepemimpinan eksekutif adalah seorang pemimpin yang mampu menyelenggarakan
    tugas dan tanggungjawab administrasi secara efektif.
  9. Kepemimpinan laissez faire
    Tipe kepemimpinan laissez faire ini adalah leader yang tdiak memimpin dan
    membiarkan karyawan untuk berbuat semau nya. Selain itu leader juga tidak
    berpartisipasi sedikit pun dan membiarkan tanggung jawab dilakukan karyawannya.
  10. Kepemimpinan populistis
    Tipe kepemimpinan populistis ini adalah leader yang masih berpegang teguh pada
    tradisional dan tidak mempercayai dukungan dari pihak asing. Kepemimpinan jenis
    populistis mengutamakan penghidupan kembali sikap nasionalisme.
  11. Kepemimpinan otokratis
    Kepemimpinan otokratis adalah pemimpin yang mendasarkan diri pada kekuasaan da
    paksaan mutlak yang harus dipatuhi oleh setiap karyawan. Pemimpin tipe otokratis
    akan bersikap baik kepada karyawan hanya apabila mereka patuh.
  12. Kepemimpinan demokratis
    Kepemimpinan demokratis adalah pemimpin yang menghargai potensi setiap
    karyawan dan mau mendengarkan pendapat karyawan. Tipe demokratis mampu
    memanfaatkan kapasitas setiap anggota seefektif mungkin pada kondisi yang tepat