Pengaruh Stres Kerja Terhadap Turnover Intention


Stress Kerja yang berkaitan dengan pekerjaan dapat menimbulkan rasa
ketidakpuasan dari karyawan, sehingga dampak psikologis yang paling sederhana
dari adanya stress karyawan adalah dapat berwujud pada perilaku negative di tempat
kerja, meningkatnya absensi, dan berhenti dari pekerjaan (Pricelda dan Pramono,
2021).
Hasil penelitian Pricelda dan Pramono (2021), didukung pula oleh penelitian
Deswarta et al., (2021) yang menemukan hasil stress kerja memiliki pengaruh positif
terhadap turnover intention. Artinya bahwa semakin tinggi tingkat stress kerja maka
semakin tinggi juga tingkat turnover intention karyawan yang terjadi