- Harga yang Rendah
Harga yang rendah tidak menutup kemungkinan menjadi pemicu seorang
individu lebih berminat pada suatu produk. Masyarakat kelas menengah
kebawah merupakan kalangan yang dapat dikatakan sangat peka terhadap
harga produk yang rendah. Khususnya bagi golongan bergender wanita dan
yang ingin memenuhi kebutuhan produk modenya. Harga yang rendah bukan
berarti harus melupakan kualitas produk. Hal ini pula sangat diperhatikan,
agar mendapat keuntungan maksimal. - Kualitas Maksimal
Selaras dengan penjabaran poin diatas, kualitas produk tidak boleh lewat
begitu saja dari perhatian calon pembeli. Walaupun nilai harga yang
dikeluarkan jauh lebih kecil dari pada harga produk orisinil, namun bukan
berarti konsumen produk tiruan dengan pasrah rela mendapatkan kualitas
apapun yang ada pada produk yang akan dibelinya. Konsumen akan
melakukan pencarian untuk mendapat hasil maksimal. - Membandingkan Produk
Konsumen harus melewati beberapa tahapan proses, salah satunya
melakukan alternative. Tidak menutup kemungkinan calon pembeli
melakukan perbandingan produk dan turut serta membandingkan dimana ia
akan membeli produk tersebut, proses outlet selection. Kepuasan didapat
ketika konsumen merasa mendapat nilai produk yang sangat menguntungkan
baginya, titik maksimal bagi konsumen dilihat dari nilai harga yang
dikeluarkan dan kualitas yang didapatkan. - Survei Harga
Survei harga diasumsikan dengan seseorang yang mencari informasi-
informasi harga dari barang yang diinginkan. Tujuan dilakukannya aktivitas
ini tidak menutup kemungkinan untuk mendapat harga terbaik dari nilai uang
yang akan ia keluarkan. Konsumen ingin meminimalisir kerugian saat ingin
melakukan pembelian produk
