Keunggulan Partisipasi Anggaran (skripsi dan tesis)

 Garrison (Nuri Hinduan, 2006:381) menyatakan keunggulan anggaran partisipatif adalah sebagai berikut:
 1. Individuals at all levels of the organization are recognized as members of the team whose views and judgements are valued by top management.
2. Budget estimates prepared by front-line managers are often more accurate and reliable than estimates prepared by top-managers who have less intimate knowledge of markets and day-to-day operation.
3. Motivation is generaly higher when individuals participate in setting their own goals than when the goals are imposed from above. Self-imposed budgets create commitment. 4. A manager who is not able to meet a budget that has been imposed from above can always say the budget was unrealistic and impossible to meet. With a self-imposed budget, this excuse is not available.
 Pendapat diatas tersebut dapat diartikan sebagai berikut: 1. Setiap orang pada semua tingkatan organisasi diakui sebagai anggota tim yang pandangan dan penilaiannya dihargai oleh manajemen puncak. 2. Perkiraan anggaran disiapkan oleh manajer level bawah yang lebih akurat dan dapat diandalkan dari perkiraan yang disiapkan oleh manajer level atas yang memiliki pengetahuan kurang detail mengenai pasar dan operasi sehari-hari. 3. Motivasi pada umumnya lebih tinggi ketika individu berpartisipasi dalam menetapkan tujuan mereka sendiri dari pada ketika tujuan yang disiapkan dari atasan. 4. Manajer yang tidak mampu memenuhi anggaran yang dipaksakan oleh atasan akan selalu mengatakan bahwa anggaran tidak realistis dan mustahil untuk dicapai. Menurut Anthony dan Govindarajan (Kurniawan & Krista, 2005:93), anggaran partisipatif memiliki keunggulan yaitu: 1. Tujuan anggaran akan dapat lebih mudah diterima apabila anggaran tersebut berada dibawah pengawasan manajer. 2. Anggaran partisipatif menghasilkan pertukaran informasi yang efektif antara pembuat anggaran dan pelaksana anggaran yang dekat dengan produk dan pasar