Membangun kualitas konten yang baik dinilai berpotensi mempengaruhi
intensi pembelian. Kualitas konten dapat dikatakan mempengaruhi, jika konten
tersebut berguna, berharga, dapat dipercaya, menghibur dan menyampaikan detail
produk semestinya. Hal ini selaras dengan penelitian sebelumnya, faktor yang dapat
mempengaruhi intensi pembelian dijelaskan oleh nilai atau kualitas iklan,
pengalaman mengalir, kualitas desain web, dan kesadaran merek. Dari faktor
tersebut dipastikan oleh peneliti akan menjadi pertimbangan penting untuk membeli
produk. Maka dari itu, semakin konsumen mendapatkan informasi yang tepat
mengenai produk, semakin besar keinginan konsumen untuk membeli (Martins et
al., 2019).
(Dabbous & Barakat, 2020) juga menambahkan bahwa aktivitas online di
media sosial atau dalam pembuatan konten yang berkualitas mendorong efek untuk
meningkatkan kesadaran merek terlebih dahulu. Ketika konsumen telah memiliki
kesadaran merek, mereka dipastikan akan memiliki intensi dalam pembelian suatu
produk tertentu. Kualitas konten tersebut harus berlandaskan pesan pemasaran yang
ingin disampaikan dengan menarik dan tepat mengenai produk untuk memperkuat
tingkat interaktivitas konsumen dalam memutuskan pembelian.
Hubungan antar variabel kualitas konten terhadap intensi pembelian produk
dapat disimpulkan akan berpengaruh positif. Hal ini dikarenakan kualitas konten
yang menarik ditempatkan pada situs web akan menimbulkan kesadaran merek lalu
beralih pada niat pembelian produk. Semakin bagus kualitas konten yang dibuat
semakin tinggi kesadaran merek dan semakin tinggi juga keinginan untuk membeli.
Dan yang terpenting konten yang baik akan memberikan manfaat dan informasi
untuk menunjang pembelian produk.
